Berita Kulon Progo Hari Ini
Pertahankan Populasi Ternak, DPP Kulon Progo Lakukan Inseminasi Buatan ke 20 Ribu Ekor Sapi
Upaya ini untuk mempertahankan populasi hewan ternak di tengah merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku ( PMK ).
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kulon Progo melakukan program inseminasi buatan (IB) terhadap 20.000 ekor sapi di wilayahnya.
Upaya ini untuk mempertahankan populasi hewan ternak di tengah merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku ( PMK ).
Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Peternakan (DPP) Kabupaten Kulon Progo , Hari Suryanto mengatakan penentuan target IB dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY melalui program sapi kerbau komoditas andalan negeri (Sikomandan).
Untuk pelaksanaannya, dilakukan oleh inseminator yang tergabung di dalam paguyuban.
"Untuk target IB dulunya yang menentukan dari DIY melalui program Sikomandan. Targetnya selalu berubah karena tergantung pembiayaan dari kegiatan Sikomandan," kata Hari, Kamis (4/8/2022).
Baca juga: Pemkab Kulon Progo Kembali Dapat Alokasi 1.300 Dosis Vaksin PMK
Target terakhir di Kulon Progo , IB dilakukan terhadap 20.000 ekor sapi.
Dari jumlah tersebut, diharapkan mampu melahirkan 12.500 ekor anak sapi.
Hingga Juli, angka kelahiran telah terealisasi sebanyak 9.714 ekor.
Di tengah merebaknya wabah PMK , kata Hari, target IB juga bisa mengalami perubahan.
"Target terakhir ada perubahan atau tidak kita belum tahu nunggu perkembangan kasus PMK ," ucap Hari.
Berdasarkan data dari DPP Kulon Progo per Rabu (3/8/2022), total hewan ternak yang terjangkit PMK sebanyak 1.180 ekor.
Rinciannya, 12 ekor dipotong paksa, 4 ekor mati, 858 ekor sembuh dan tersisa 306 ekor yang masih isolasi. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-kulonprogo_20180731_185841.jpg)