Berita Bantul Hari Ini
Pekerja Kreatif di Bantul Berharap Pemerintah Tidak Blokir PayPal
Di Pedukuhan Mojohuro, terdapat puluhan pemuda yang menekuni jasa desain grafis dengan klien luar negeri yang gunakan Paypal jadi media transaksi.
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
Ia mulai mencari pekerjaan dengan menyebar proposal dan resume ke klien-klien di luar negeri.
Dari pekerjaan kecil seharga 5 dollar sampai ratusan dollar pernah diterimanya.
"Klien cari di Eropa dan Amerika walaupun di Asia juga ada. Pekerjaannya seperti membuat promo usaha. Biasanya kota-kota kecil yang tidak banyak pilihan editor sehingga mereka mencari editor dari internet. Kadang bahkan ada job personal, misalnya anaknya ulang tahun dan cari pekerja untuk edit video," ungkapnya.
Baca juga: Kominfo Blokir Platform Game Dota, Steam, Counter Strike hinga Epic Game Mulai Hari Ini
Hingga di tahun 2020 ia berhasil mendapat kontrak jangka panjang dengan developer mobile game asal Turki.
Edit video untuk keperluan iklan di media sosial cukup dikerjakan di rumah dengan komputer dan jaringan internet.
Selain bekerja dengan perusahaan game asal Turki, dirinya sampai saat ini juga masih tetap aktif menyebar proposal untuk pekerjaan lain.
Dengan banyaknya permintaan jasa editing video yang ia terima, paling banyak ia bisa mengumpulkan 3000 dollar, sementara pendapatannya saat ini bisa mencapai 1000 dollar per bulan.
Terkait rencana pemerintah memblokir PayPal , ia mengimbau agar para pekerja kreatif dapat mencari alternatif dompet digital lain.
"Awal-awal saya memang bekerja pakai PayPal karena yang paling umum digunakan. Di tengah jalan saya ganti pakai Wise atau Payoneer yang potongannya lebih kecil. Setahu saya, dua perusahaan itu juga buka kantor di Indonesia, harusnya aman," tambahnya.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pekerja-Kreatif-di-Bantul-Berharap-Pemerintah-Tidak-Blokir-PayPal.jpg)