Penyakit Diabetes

4 Cara Alami Agar Penderita Diabetes Terhindar dari Hiperglikemia

Kadar gula darah yang tinggi seringkali tidak menimbulkan gejala sampai kadarnya melebihi 200 mg/dL.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
SHUTTERSTOCK.COM
Ilustrasi gejala diabetes pada perempuan 

Tribunjogja.com - Penderita diabetes sebisa mungkin harus mengindari hiperglikemia atau kadar gula darah tinggi agar mengurangi risiko komplikasi.

Dilansir dari Cleveland Clinic, secara umum seseorang bisa dianggap memiliki kadar gula darah tinggi jika:

-Memiliki gula darah puasa (tidak makan setidaknya selama 8 jam) sebesar 125 mg/dL atau lebih tinggi

-Memiliki gula darah satu sampai dua jam setelah makan sebesar 180 mg/dL atau lebih tinggi

-Memiliki Hemoglobin A1C (HbA1C) sebesar 6,5 atau lebih besar

Jika Anda telah didiagnosis menderita diabetes, Anda mungkin perlu memeriksa gula darah secara rutin untuk mengetahui apakah itu terlalu tinggi, terlalu rendah, atau memenuhi tujuan Anda.

Nah untuk meghindari hiperglikemia, berikut tips bagi penderita diabetes yang bisa dilakukan:

Ilustrasi : Gula Darah
Ilustrasi : Gula Darah (Tribun Jatim)

 

1. Rutin pantau kadar gula darah

Kadar gula darah yang tinggi seringkali tidak menimbulkan gejala sampai kadarnya melebihi 200 mg/dL.

Karena itu, penting bagi penderita diabetes untuk memantau gula darahnya beberapa kali sehari.

Seseorang dengan diabetes dapat menggunakan alat monitor glukosa untuk memeriksa kadar gula darah. Biasanya, alat tersebut tersedia di apotik atau toko online.

Baca juga: Catat, Ini Ukuran Kadar Gula Darah Normal dan Kategori Seseorang Kena Diabetes

2. Kurangi asupan karbohidrat

Mengurangi asupan tinggi karbohidrat dan menggantinya dengan makanan tinggi protein membantu mengurangi kadar gula darah.

Sebab, tubuh memecah karbohidrat menjadi gula yang digunakan tubuh sebagai energi.

Karbohidrat memang diperlukan oleh tubuh. Namun bagi penderita diabetes, makan terlalu banyak karbohidrat dapat menyebabkan gula darah melonjak terlalu tinggi.

3. Pilih jenis karbohidrat yang tepat

Ada dua jenis utama karbohidrat, yakni karbohidrat sederhana dan kompleks. Semua jenis karbohodrat tersebut mempengaruhi gula darah dengan cara yang berbeda.

Karbohidrat sederhana bisa Anda temukan dalam makanan seperti roti putih, pasta, dan permen. Jenis karbohidrat tersebut diubah tubuh menjadi gula dengan sangat cepat.

Mengonsumsinya hanya akan membuat kadar gula darah meningkat cepat.

Sementara itu, karbohidrat kompleks dicerna tubuh lebih lama. Artinya, jenis karbohdirat tersebut tidak akan membuat gula darah cepat naik setelah memakannya.

Oleh karena itu, penderita diabetes disarankan untuk memilih karbohoidrat kompleks seprti gandum dan ubi jalar.

Baca juga: TIPS Diabetes, Berikut Jenis Jus yang Ampuh Turunkan Kadar Gula Darah

4. Pilih makanan dengan indeks glikemik rendah

Kacang
Kacang (nutify)

Indeks glikemik adalah tolak ukur yang menunjukan apakah makanan tersebut bisa menyebabkan kadar gula darah meningkat.

Penelitian menunjukan bahwa mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah membantu menurunkan kadar gula.

Contoh makanan dengan indeks glikemik rendah antra lain ubi jalar, sayuran hijau, susu rendah lemak, kacang-kacangan, dan biji-bijian.(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved