PSIM Yogyakarta

PSIM Yogyakarta Matangkan Skema Permainan Jelang Liga 2

PSIM Yogyakarta matangkan skema permainan jelang bergulirnya kompetisi Liga 2. Pada latihan yang digelar di Lapangan Kenari, Selasa (2/8/2022)

freepik
Ilustrasi bola 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PSIM Yogyakarta matangkan skema permainan jelang bergulirnya kompetisi Liga 2.

Pada latihan yang digelar di Lapangan Kenari, Selasa (2/8/2022) itu para pemain diberi materi latihan dari evaluasi beberapa uji coba lalu.

Tujuannya dikatakan pelatih tim berjuluk Laskar Mataram, Imran Nahumarury adalah memperbaiki kekurangan tim di setiap lini. 

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Dorong Para Peternak untuk Memanfaatkan Olahan Daun Perindang sebagai Pakan Ternak

"Kita tidak hanya ingin fokus memperbaiki lini depan, tetapi defending juga menjadi catatan kita karena di sana ada kebobolan. Kita lihat juga kebobolan dari mana, jika dari set piece maka kita perbaiki juga. Jadi ketika kita berbicara aspek apa saja yang perlu diperbaiki, ya kita perbaiki menyerang, defending, dan transisi. Kemarin kita melihat jika tidak ada scoring, tapi di sana ada beberapa momen untuk mencetak gol tapi justru mereka delay, mereka kembali ke belakang lagi, tentu ini kita perbaiki," ujar Imran seusai latihan.

Evaluasi yang dilakukan tim pelatih PSIM tentu tak lepas dari hasil yang belum memuaskan selama melakoni laga uji coba.

Laskar Mataram hanya mampu meraih satu kemenangan dari empat kali uji coba.

Terbaru, Yudha Alkanza dkk memang lawan Sulut United 2-1. Bagi imran kecolongan satu gol berarti ada sesuatu yang kurang dari permainan anak asuhnya.

Sehingga penting bagi pemain untuk paham betul dengan cara bermain yang ingin dipraktekan Imran Nahumarury.

"Hari ini kita latihan pengulangan lagi, kita perbaiki defending baik individu, grup maupun tim. Kemudian kita juga akan lakukan latihan menyerang lagi. Yang terpenting anak-anak sudah paham cara defending, cara menyerang, set piece dan transisi seperti apa, karena di sepakbola kan hanya ada 4 unsur tersebut," ucap Imran.

Baca juga: Penambahan Kasus Covid-19 di DI Yogyakarta Masih Tinggi, Sekda DIY Beberkan Penyebabnya

Selain sisi taktikal yang diperdalam, pemain PSIM diberi materi untuk menggembleng fisik guna meningkatkan stamina saat pertandingan berlangsung.

"Kemarin kita juga perbaiki fisik individu pemain, artinya lebih fokus ke speed, strength, endurance, tapi sekarang kita gabungkan ke latihan holistik.

Kita juga sudah mematangkan skema dan taktik tim, karena saya tidak mau bermain dengan lawan berbeda tetapi menggunakan taktik yang sama," tandas pelatih asal Tulehu ini. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved