Berita Jogja Hari Ini
Aktivitas Gunung Merapi, Sabtu 30 Juli 2022: Ada 2 Kali Guguran Lava Pijar, Jarak Luncur 1000 Meter
Gunung Merapi terpantau mengeluarkan guguran lava pijar sebanyak dua kali dengan jarak luncur 1000 meter ke barat daya, Sabtu (30/7/2022)
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar sebanyak dua kali dengan jarak luncur 1000 meter ke barat daya, Sabtu (30/7/3022) hari ini.
Hal tersebut terlihat dalam pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta selama enam jam terakhir, mulai 00.00-06.00 WIB.
Secara meteorologi, cuaca cerah dan berawan.
Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara 15-20 °C, kelembaban udara 67-95 persen dan tekanan udara 625-686 mmHg.
Kepala BPPTKG Yogyakarta, Agus Budi, mengatakan secara visual Gunung Merapi terlihat jelas.
“Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 20-50 m di atas puncak kawah,” bebernya.
Gempa guguran terjadi sebanyak 17 kali dengan amplitudo 3-18 mm berdurasi 28-118 detik.
“Tingkat aktivitas Gunung Merapi saat ini berada di Level III atau siaga,” bebernya.
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Masyarakat diminta agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
Masyarakat juga diimbau agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar gunung.
“Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” tandasnya. (*)