Berita Klaten Hari Ini

95,48 Persen Penduduk Klaten Sudah Terdaftar di Program Jaminan Kesehatan Nasional

Sri Mulyani menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah berperan aktif sehingga Kabupaten Klaten dapat mencapai UHC

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
Dok.Diskominfo Klaten
Bupati Klaten Sri Mulyani saat menerima penghargaan UHC, Jumat (29/7/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mencapai cakupan semesta jaminan kesehatan atau Universal Health Coverage (UHC) di pertengahan tahun 2022.

Dihimpun dari data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, sebanyak 95,48 persen atau 1.218.778 jiwa penduduk Kabupaten Klaten sudah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), total jumlah penduduk 1.276.535 jiwa.

Bupati Klaten, Sri Mulyani menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah berperan aktif sehingga Kabupaten Klaten dapat mencapai UHC.

Ia mengatakan bila semakin banyak masyarakat Kabupaten Klaten yang sudah mencapai perlindungan JKN, maka diharapkan masyarakat menjadi lebih sehat, dapat bekerja dengan optimal, produktivitas tinggi sehingga menambah kesejahteraan dan membantu pembangunan Kabupaten Klaten menjadi lebih maju lagi.

"Untuk mencapai UHC ini bukanlah perkara yang mudah, sehingga diperlukan kolaborasi dari semua pihak baik dari tingkat kabupaten sampai desa," jelasnya.

Cakupan UHC, lanjut Yani juga sangat berkaitan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, yang menargetkan pada tahun 2030 tidak ada satupun orang yang tidak menikmati hasil pembangunan berkelanjutan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menyerahkan langsung Piagam UHC kepada Bupati Klaten, Sri Mulyani di Pendopo Bupati Klaten, Jumat (29/7/2022).

Penyerahan disaksikan oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klaten dan kepala daerah se-Solo Raya.

"Saya sangat mengapresiasi dengan capaian UHC di Kabupaten Klaten. Ini menjadi wujud komitmen dan kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan jaminan kesehatan bagi warganya. Semoga ketercapaian UHC ini bisa dirasakan langsung oleh penduduk Kabupaten Klaten," kata Ghufron.

Ghufron menjelaskan, UHC Kabupaten Klaten akan semakin dirasakan manfaatnya oleh peserta apabila disertai dengan peningkatan kualitas dan layanan.

Berbagai inovasi telah dikembangkan BPJS Kesehatan dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN.

Di antaranya, aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA), antrian online, konsultasi online, skrining riwayat kesehatan, Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB), dan lainnya.

"Selain itu, dibutuhkan pula dukungan pemerintah daerah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan stakeholder tentang Program JKN ini," katanya.

Misalnya, lanjutnya melalui sosialisasi bersama kepada peserta JKN mengenai hak dan kewajiban serta alur dan prosedur layanan di era JKN. Termasuk inovasi yang sudah dikembangkan oleh BPJS Kesehatan.

UHC merupakan cakupan kepesertaan Program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan untuk memastikan minimal 95 persen dari total jumlah penduduk telah mendapatkan akses finansial terhadap pelayanan kesehatan dengan mendaftarkan dirinya atau didaftarkan menjadi peserta JKN. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved