Serie A

AC MILAN: Menit-menit Menentukan Saga Transfer Charles De Ketelaere

AC Milan belum juga dapat menyelesaikan negosiasi untuk membawa Charles De Ketelaere ke Rossoneri dari Club Brugge.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
KURT DESPLENTER / BELGA MAG / Belga via AFP
Charles De Ketelaere vs Marco Kana saat Club Brugge vs Anderleht, Minggu 22 Mei 2022 di Brugge, pada hari keenam dan terakhir play-off Liga Champions. 2021-2022 'Jupiler Pro League' divisi pertama kejuaraan Belgia. 

Itu ungkin karena Rossoneri merasa percaya diri karena mereka adalah satu-satunya klub dalam perebutan pemain internasional Belgia dan pemain ingin pindah.

Paolo Maldini dan Ricky Massara bertemu dengan CEO Brugge Vincent Mannaert di Lugano, Swiss, di Splendide Royal Hotel.

Namun tawaran baru yang diberikan Rossoneri tidak diterima Club Brugge.

Jarak yang ada secara bertahap memang menyempit, tetapi AC Milan mungkin harus menyelesaikannya sendiri karena Brugge bergeming.

Sementara De Ketelaere tampaknya mulai dilepas dari skuad Brugge dan tidak pasti apakah dia akan bergabung dengan pelatihan tim hari ini.

Pemain tengah itu dikabarkan tidak akan terlibat dalam persiapan untuk pertandingan tandang karena dia tidak bergabung dengan latihan tim.

Bahkan, Charles De Ketelaere Pada hari Senin lalu masih berada di rumah untuk menjalani latihan sendiri.

Ia berharap kesepakatan antar klub dapat tercapai dalam beberapa hari mendatang dan saga transfer Charles De Ketelaere bisa diakhiri setelah berlarut-larut cukup lama.

Jika transfer De Ketelaere gagal

Hakim Ziyech di Liga Inggris antara Newcastle United vs Chelsea di St James' Park di Newcastle-upon-Tyne, Inggris timur laut pada 30 Oktober 2021.
Hakim Ziyech di Liga Inggris antara Newcastle United vs Chelsea di St James' Park di Newcastle-upon-Tyne, Inggris timur laut pada 30 Oktober 2021. (Lindsey Parnaby / AFP)

Untuk mengantisipasi jika Charles De Ketelaere tidak datang, AC Milan telah bekerja sama dengan Chelsea untuk Hakim Ziyech dalam beberapa pekan terakhir.

Para pihak tampaknya telah mencapai kesepakatan atas dasar biaya sebesar € 10 juta, tetapi hambatan dari gaji bersih € 6 juta per musim Maroko harus diatasi.

Paolo Maldini dan Ricky Massara bahkan disebut jatuh cinta dengan Ziyech, menurut Calciomercato.com via SempreMilan.

Pasalnya, pemain Maroko itu dianggap tidak hanya cocok dari sisi teknis mengingat dia adalah pemain sayap kanan berkaki kiri, tetapi mereka percaya karakternya juga tepat untuk klub.

Jumat lalu, AC Milan melakukan percakapan dengan Ziyech untuk menegaskan kembali kesediaan mereka untuk melakukan upaya nyata baru dengan Chelsea untuk mengontraknya.

Kemudian muncul dalam pembicaraan itu bahwa Ziyech ingin bergabung dengan AC Milan dan ingin bermain di San Siro musim depan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved