Berita Bantul Hari Ini
Kenaikan Retribusi Pantai Selatan Bantul Masih Jadi Pertimbangan
Sebelumnya, direncanakan ada kenaikan retribusi dari Rp 10 ribu menjadi Rp 15 ribu per wisatawan yang datang berkunjung.
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Kenaikan retribusi kawasan wisata pantai selatan (pansela) di Kabupaten Bantul masih dipertimbangkan.
Sebelumnya, direncanakan ada kenaikan retribusi dari Rp 10 ribu menjadi Rp 15 ribu per wisatawan yang datang berkunjung.
Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul , Raden Jati Bayubroto mengatakan, bahwa sampai saat ini pihaknya memang masih belum menerapkan kebijakan kenaikan retribusi di kawasan wisata pantai selatan.
Pasalnya dari hasil koordinasi dengan berbagai pihak, kebijakan tersebut masih jadi bahan pertimbangan.
Untuk saat ini besaran retribusi sendiri masih Rp 10 ribu.
Baca juga: Siap-siap Tarif Retribusi Wisata Pantai Selatan Bantul Direncanakan Naik Jadi Rp 15 Ribu
Dengan kondisi tersebut, Dispar mengaku kesulitan mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata di tahun 2022 sebesar Rp 32 miliar dengan jumlah kunjungan wisatawan 3 juta orang.
Hingga saat ini baru separuh dari target kunjungan wisata yang tercapai.
Dan untuk menggenjot sekitar 3 juta orang datang ke Bantul tahun ini disebut bukan perkara mudah.
"Ya memang seperti sampai akhir bulan Juli sudah separuh lebih. Tapi masih harus menggenjot lagi karena sepertinya sulit (mencapai target)," ujarnya Selasa (19/7/2022).
Sementara kenaikan retribusi digadang-gadang dapat membantu meraih target pendapatan di sektor pariwisata pada tahun ini.
Namun hingga saat ini rencana tersebut masih menjadi pembahasan.
"Memang untuk meraih angka sekian itu (Rp 32 miliar) kemarin asumsinya diminta menaikkan tarif retribusi. Tetapi kami sudah mulai berdiskusi dengan berbagai pihak dan hasilnya kenaikan retribusi ini masih perlu di pertimbangkan lagi," katanya.
Baca juga: Pemkab Bantul Akan Menaikkan Tarif Retribusi Wisata di Pantai Selatan
Maka dari itu, untuk mengejar capaian target PAD, Jati menyatakan bahwa dispar sudah menyiapkan berbagai program untuk menarik minat wisatawan datang ke Bantul .
Satu di antaranya dengan menggandeng biro-biro wisata agar turut mengenalkan destinasi wisata melalui program nJelajah Bantul .
Ia menerangkan, dalam program tersebut para pengusaha biro wisata diajak untuk mengunjungi destinasi wisata yang ada di pelosok-pelosok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kenaikan-Retribusi-Pantai-Selatan-Bantul-Masih-Jadi-Pertimbangan.jpg)