Berita Kriminal

Oknum TNI dan Polri Terlibat Peredaran Gelap Narkotika, Ancaman Hukuman Mati Menanti

Ada tiga orang oknum anggota TNI serta satu orang oknum anggota Polri terlibat dalam praktik peredaran barang haram tersebut.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap adanya oknum anggota TNI dan Polri terlibat dalam kasus peredaran gelap narkotika.

Berdasarkan hasil temuan BNN, ada tiga orang oknum anggota TNI serta satu orang oknum anggota Polri terlibat dalam praktik peredaran barang haram tersebut.

Barang bukti yang diamankan dari para tersangka yakni sabu dan ganja.

Ketiga oknum anggota TNI tersebut, masing-masing berinisial MS, BH dan J ditangkap dengan barang bukti 61,10 kg ganja.

Hal tersebut disampaikan Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Pol Kenedy di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (14/7/2022).

Kenedy mengatakan, awalnya pihaknya tak mengetahui jika ada anggota TNI yang terlibat dalam kasus tersebut.

Namun, setelah dilakukan right planning execution (RPE) ketiga para tersangka ternyata oknum anggota TNI.

Mereka pun ditangkap bersama seorang Kepala Gudang Ekspedisi berinisial L di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (5/7/2022) dengan barang bukti 61,10 kg ganja.

"Keempatnya diketahui terlibat dalam peredaran gelap narkotika jenis ganja lintas Provinsi Aceh-Jakarta yang dikendalikan oleh jaringan Khairul Aceh," kata Kenedy kepada wartawan.

Setelah mengetahui ketiga orang tersebut berstatus sebagai TNI, BNN pun berkoordinasi dengan Pomdam Jaya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved