Berita Kota Yogya Hari Ini
Belum Semua Penjual di Pasar Beringharjo Berlakukan PeduliLindungi Untuk Beli Minyak Goreng Curah
Sosialisasi kepada para penjual minyak goreng di Pasar Beringharjo sudah dilakukan. endati demikian, aplikasi PeduliLindungi belum menjadi
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sosialisasi kepada para penjual minyak goreng di Pasar Beringharjo sudah dilakukan.
Kendati demikian, aplikasi PeduliLindungi belum menjadi syarat pembelian minyak goreng curah saat ini.
Penjual minyak goreng di Pasar Beringharjo, Surati (60) mengatakan sosialisasi penerapan aplikasi PeduliLindungi sudah dilakukan sejak dua minggu lalu.
Hanya saja ia masih belum terlalu paham pengaplikasian tersebut.
Baca juga: Kejati DIY Sita 5 Bidang Tanah dan Bangunan Milik Tersangka Kasus Korupsi Kredit Fiktif Bank Jogja
"Sosialisasi sudah dilakukan sekitar dua minggu lalu, tetapi masih belum paham, kan itu di forum besar. Beda kalau diterangkan dan diajari sendiri-sendiri," katanya, Selasa (12/07/2022).
Ia menerangkan pasca sosialisasi, pihaknya belum menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat pembelian minyak goreng curah.
Terkait dengan pemanfaatan KTP-el sebagai syarat pembelian minyak goreng curah, ia mengaku sudah pernah menerapkan.
"Kalau sekarang yang pakai KTP-el itu yang dari Ind***rco, kalau lainnya tidak," terangnya.
Munurut dia, penerapan aplikasi PeduliLindungi untuk membeli minyak goreng curah membuat penjual kerepotan.
Apalagi pembelian dibatasi 10 liter saja.
Ia mengungkapkan cukup banyak konsumennya yang membeli lebih dari 10 liter.
Ada yang membeli 1 jerigen isi 18 liter, ada pula yang membeli 2 jerigen.
Baca juga: Ditresnarkoba Polda DIY Berhasil Ungkap 43 Kasus Selama Operasi Narkoba Progo 2022
"Kalau untuk rumah tangga ya 10 liter itu tinggi. Tetapi kalau untuk pengusaha kerupuk, kemudian yang baru ada hajatan, kan butuh banyak. Malah bisa nambah dosa, pasti cari cara biar bisa beli, misalnya pakai identitas orang lain. Kan sama saja," ungkapnya.
Saat ini harga minyak goreng curah sudah turun menjadi Rp13.000, sedangkan minyak goreng kemasan Rp21.000.
Ketersediaan minyak goreng pun melimpah.
Dalam sehari, ia bisa menjual 100-200 liter minyak goreng per hari. (maw)