Pelaksanaan Idul Adha 1443 H

Pemerintah Kabupaten Sleman berusaha mengatasi permasalahan PMK di Kabupaten Sleman dengan menyiapkan langkah-langkah

Pelaksanaan Idul Adha 1443 H
Istimewa
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo

*Oleh: Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo

MENJELANG Hari Raya Idul Adha 1443 H, Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan stok bahan pokok dan penting dalam kondisi aman. Masyarakat Sleman dihimbau untuk melakukan belanja dengan bijak (tidak panic buying) dan tidak melakukan penimbunan. 

Kenaikan harga sangat mungkin terjadi menjelang Hari Raya Idul Adha, merupakan bentuk mekanisme pasar yang harus disikapi bijak oleh masyarakat. Berdasarkan Intruksi Menteri dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2022, Penyelenggaraan Hari Raya Idul Adha 1443 H pada tahun 2022 masih dalam kondisi pandemi COVID-19 Level 1, oleh karena itu kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga dan memperhatikan protokol kesehatan.

Pada Idul Adha tahun ini juga, kita dikhawatirkan dengan adanya penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menjangkiti hewan-hewan ternak, termasuk hewan-hewan qurban. PMK ini telah menyerang beberapa wilayah di Indonesia termasuk di Kabupaten Sleman. 

Pemerintah Kabupaten Sleman berusaha mengatasi permasalahan PMK di Kabupaten Sleman dengan menyiapkan langkah-langkah sebagai berikut: membentuk tim satgas/unit reaksi cepat yang melibatkan seluruh instansi terkait di masing-masing kapanewon (Keputusan Bupati Sleman Nomor 33.3/ Kep. KDH/A/2022); Menerbitkan Surat Edaran Bupati Sleman Nomor 037 Tahun 2022 tentang Upaya Pencegahan dan Pengendalian PMK;  Melakukan desinfeksi kandang; melakukan Pemantauan hewan di pasar hewan;  dan Melakukan Komunikasi, Informasi, Edukasi kepada kelompok petani dan peternak bekerjasama dengan bhabinkamtibmas di wilayah Kabupaten Sleman.

Berdasarkan data pada akhir juni 2022 kebutuhan Hewan qurban belum bisa dipenuhi dengan ketersediaan hewan di Kabupaten Sleman. Berkenaan dengan keterbatasan tersebut, Pemkab Sleman membuka akses perdagangan ternak antar daerah dengan pengawasan yang ketat. 

Setiap hewan ternak yang akan masuk ke wilayah Sleman harus dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) per ekornya dari daerah asal.  Upaya ini untuk menjamin bahwa setiap hewan ternak yang masuk ke Sleman dalam kondisi sehat dan terbebas dari PMK. Terlebih lagi ternak tersebut untuk kepentingan Idul Adha harus kita jamin betul kesehatannya. 

Pemkab Sleman melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan bekerjasama dengan instansi terkait berusaha untuk mengendalikan wabah PMK pada ternak. Termasuk dengan melakukan vaksinasi hewan ternak untuk mengatasi wabah PMK. Untuk itu, kepada masyarakat saya himbau untuk tetap waspada dan berhati-hati namun juga tidak perlu panik berlebihan karena penyakit mulut dan kuku dapat disembuhkan dengan penanganan yang tepat. 

Pemkab Sleman telah Menerbitkan Surat Edaran Bupati Nomor 036 Tahun 2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurban dalam Situasi Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk dipedomani dalam pelaksanaan qurban tahun 2022. Mari bersama-sama kita wujudkan Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha dan pelaksanaan Qurban yang Khidmat, aman dan nyaman bagi semua. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved