Berita Pendidikan Hari Ini

Ajang Unjuk Bakat Siswa, SMK-SMTI Yogyakarta Sukses Gelar Chemicfest #6

OSIS SMK-SMTI sukses menggelar agenda Chemicfest #6 bertajuk ‘Yogyakarta, Saka Jiwa Lan Rasa’ yang diadakan di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Minggu

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Ajang unjuk bakat siswa SMK-SMTI Yogyakarta, Chemicfest #6 yang digelar di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Minggu (3/7/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - OSIS SMK-SMTI sukses menggelar agenda Chemicfest #6 bertajuk ‘Yogyakarta, Saka Jiwa Lan Rasa’ yang diadakan di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Minggu (3/7/2022).

Dimulai pukul 14.00 WIB, siswa dan alumni yang menonton acara tersebut disuguhi penampilan dari para siswa berbakat dan juga dua bintang tamu, yakni Aftershine dan Mitty Zasia.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMK-SMTI Yogyakarta, Endah Yuli Astanti SAg MPd menjelaskan, Chemicfest #6 itu digelar untuk menyegarkan hari-hari para siswa yang sudah padat dipenuhi pembelajaran di sekolah sekaligus jadi malam keakraban (makrab) mereka.

Baca juga: Perindo DIY Gandeng Sejumlah Artis untuk Maju Pileg 2024

“Ini bisa disebut pentas seni juga ya. Kami ingin menunjukkan bakat mereka, terutama yang memang mengikuti ekstrakurikuler dan agenda ini sudah digelar tahunan,” katanya kepada Tribun Jogja di sekolah, Selasa (5/7/2022).

Endah mengatakan, sebelum digelar di panggung luar sekolah, pihaknya masih menyebut agenda itu sebagai inagurasi dan dilaksanakan di dalam gedung sekolah.

Namun kemudian, banyaknya siswa yang berbakat menghasilkan ide mengapa tidak membuat agenda pentas seni di luar sekolah.

Sehingga, sejak tahun 2013, SMK-SMTI berupaya menggelar Chemicfast di panggung-panggung yang ada di Yogyakarta, seperti Jogja Expo Center (JEC) maupun di TBY.

“Pertama kali itu kami tampil di JEC, banyak talent yang tampil. Biasanya, kami kalau menggelar pensi pasti siang mulainya, jarang sekali malam. Jadi, pas malam tiba, acaranya sudah sampai di bintang tamu,” tuturnya.

Ia menjelaskan, kebijakan konser siang tersebut digunakan untuk melindungi para siswa agar bisa kembali ke rumah sebelum malam datang lebih gelap.

Endah menambahkan, Chemicfest #6 ini juga ditonton sekitar 600 orang, termasuk para siswa dan alumni.

Mereka hanya perlu membayar Rp 10 ribu untuk siswa dan Rp 25 ribu untuk alumni guna melihat penampilan siswa berbakat SMK-SMTI Yogyakarta.

Dikatakannya, panitia Chemicfest juga berasal dari anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Dari kegiatan itu, diharapkan mereka bisa belajar bagaimana caranya berorganisasi dan bekerja dalam tim untuk menyukseskan tujuan.

“Saya apresiasi sekali kepada anak-anak. Itu mereka semua yang atur. Mulai dari bintang tamu, sponsor, hingga venue. Biar mereka belajar kerja tim. Ini juga bisa berguna kalau mereka sudah ada di dunia industri,” terangnya.

Bagi Endah yang menonton langsung di TBY, penyelenggaraan Chemicfest dari OSIS SMK-SMTI Yogyakarta adalah bukti bahwa kreativitas generasi Z yang diarahkan untuk hal positif akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

Baca juga: Hingga Akhir Juni 2022, Penerimaan PBB-P2 di Sleman Telah Capai Rp 34,1 Miliar 

“Mereka itu urusan teknologi canggih sekali. Misalnya, lightning panggung kemarin, itu terlihat profesional dan bagus. Itu mereka yang menata, kami sama sekali tidak pakai vendor,” jelas Endah.

Ia berharap, ke depan, para siswa bisa belajar untuk mencari sponsor untuk agenda Chemicfest. Itu dilakukan agar mereka juga bisa belajar untuk meyakinkan orang agar mau mendukung gelaran yang ingin dibuat.

“Mereka memang perlu menyiapkan konten sejak Februari, karena jadwal mereka yang cukup padat juga. Untuk tahun ini, memang sponsornya tidak banyak, tapi semoga tahun depan mereka bisa mencari sponsor agar soft skill mereka turut terasah,” tandasnya. (Ard)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved