Berita Pendidikan Hari Ini
UGM Terjunkan 6.247 Mahasiswa KKN-PPM
Ribuan mahasiswa akan bekerja bersama masyarakat selama 50 hari sejak 25 juni hingga 13 agustus mendatang.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com - Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. dr. Ova Emilia, M.Med. Ed., Sp.OG (K), Ph.D., secara resmi menerjunkan 6.247 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) yang mengabdi di 28 provinsi, 85 kabupaten/kota, 197 kecamatan dan 441 desa di seluruh pelosok Indonesia, Jumat (24/6/2022), di halaman Balairung.
Mereka akan bekerja bersama masyarakat selama 50 hari sejak 25 juni hingga 13 agustus mendatang.
Berbeda dengan KKN sebelumnya, pada tahun 2020 dan 2021 yang lalu, kegiatan KKN-PPM dilaksanakan baik secara daring maupun luring terbatas.
Namun pada penerjunan kali ini, kegiatan KKN dilaksanakan melalui tatap muka secara penuh.
Pelepasan mahasiswa KKN PPM ditandai dengan penyematan perlengkapan KKN PPM pada perwakilan mahasiswa, dosen pembimbing lapangan dan koordinator wilayah yang dilakukan oleh Rektor UGM .
Baca juga: Mahasiswa UGM Ikut Berpartisipasi dalam Youth Ecosperity Dialogue di Singapura
Setelah itu Rektor secara simbolis melepaskan drone yang membawa spanduk KKN PPM seraya mendokumentasikan video para mahasiswa yang melambaikan topi KKN.
Rektor mengatakan Program kegiatan mahasiswa mengabdi di masyarakat sejalan dengan jati diri UGM sebagai universitas kerakyatan karena memiliki komitmen yang tinggi untuk mengabdi pada kepentingan rakyat, bangsa dan negara.
Ia menyampaikan bahwa cikal bakal KKN dimulai saat mahasiswa UGM ikut mengabdi pada tahun 1951 sebagai guru yang mengajar pada Sekolah Lanjutan Atas dalam Program Pengerahan Tenaga Mahasiswa (PTM) di banyak tempat di Indonesia.
Namun kegiatan tersebut sempat terhenti pada tahun 1962 karena krisis keuangan yang melanda bangsa Indonesia ketika itu.
Selanjutnya pada tahun 1971 diselenggarakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk pertama kalinya, dan terus diperluas, hingga pada tahun 1979 KKN dinyatakan sebagai mata kuliah wajib bagi mahasiswa UGM hingga saat ini.
“Banggalah kita bisa melestarikan sebuah proses pembelajaran menjadi unggulan dari UGM. Kita bangga program ini terus berevolusi,” katanya.
Rektor melanjutkan, mulai tahun 2006, dilakukan rekontekstualisasi Program KKN menjadi Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM).
Hal ini diharapkan untuk lebih mampu menghasilkan calon pemimpin sejati, yaitu lulusan UGM yang mempunyai empati dan peduli terhadap permasalahan riil di masyarakat.
“KKN-PPM juga merupakan wujud komitmen UGM dalam mengimplementasikan Education for Sustainable Development (ESD) untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi agenda global hingga tahun 2030,” paparnya.
Bagi mahasiswa yang ikut KKN , kata Rektor, sekembalinya dari KKN akan akan lebih memiliki empati dan kepedulian.