Cari Tempat Liburan di Jogja? Wisata Alam Air Terjun Kembang Soka Kulon Progo Bisa Dicoba
Air Terjun Kembang Soka, wisata alam murah meriah di Kulon Progo yang wajib dikunjungi. HTM per orang Rp 11.000 saja. Simak ulasannya berikut ini.
Penulis: Alifia Nuralita Rezqiana | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Anda sedang liburan di Kota Yogyakarta (Jogja) tapi masih bingung mau ke mana? Mungkin wisata alam Air Terjun Kembang Soka di Kabupaten Kulon Progo bisa Anda coba.
Tempat ini cocok untuk dikunjungi, terutama bagi Anda yang suka wisata air.
Lokasi Air Terjun Kembang Soka terletak di Jalan Raya Kaligesing, Banyunganti, Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Anda bisa klik alamat di atas untuk melihat detail lokasi Air Terjun Kembang Soka melalui aplikasi Google Maps.
Baca juga: WISATA Kebun Kopi di Lereng Merapi, Ikut Panen dan Olah Biji, Baru Nikmati Secangkir Kopi, Tertarik?
Lantas, apa saja keistimewaan Air Terjun Kembang Soka?
Berbeda dari tempat wisata air lainnya di mana para pengeunjung bisa langsung “nyebur” ke kolam begitu tiba di lokasi, pengunjung harus berjalan sekitar 200 meter untuk menuju Air Terjun Kembang Soka.
Destinasi pertama dinamakan Kembang Soka Toya Tangga. Di sini, ada pancuan yang bisa digunakan pengunjung untuk cuci muka.
Baca juga: REKOMENDASI Wisata Air Umbul Manten Klaten, Berenang di Tengah Alam Hanya Rp 10 Ribu
Kemudian, destinasi kedua adalah kolam pemandian mata air yang diberi nama Tuk Jaran. Di sini ada kolam-kolam dengan kedalaman 1 sampai 1,5 meter, cocok untuk anak-anak maupun dewasa.
Dilansir Tribunjogja.com dari video “Surga Tersembunyi Curug Kembang Soka” yang tayang di kenal YouTube Tribun Jogja Official, Sabtu (1/1/2022), ada cerita menarik di balik nama Tuk Jaran.
Menurut keterangan Bapak Yono selaku guide atau pemandu wisata di Air Terjun Kembang Soka, Tuk Jaran adalah kolam mata air yang memiliki hubungan erat dengan Pangeran Diponegoro.
Konon, pada masa perang sekitar tahun 1825-1830, Pangeran Diponegoro pernah melewati daerah Tuk Jaran.
Kaki kuda yang dinaiki Pangeran Diponegoro menginjak kaki terlalu kuat ke dalam tanah, sehingga keluarlah mata air dan menjadi Tuk Jaran.
Yono mengatakan, Pangeran Diponegoro pernah memandikan kuda di Tuk Jaran tersebut.
Nah, destinasi selanjutnya, yaitu destinasi ketiga adalah kolam pemandian Tempuran. Kolam ini menampung tiga mata air dari tiga air terjun yang tergabung jadi satu.
Kedalaman dari kolam Tempuran kurang lebih 3 meter, sehingga cocok untuk berenang pengunjung dewasa.