Tips Sehat

5 Obat Herbal Darah Tinggi atau Hipertensi, Bahannya Mudah Sekali Ditemukan

Obat herbal darah tinggi atau hipertensi sebenarnya cukup gampang ditemukan di sekitar kita seperti temulawak, kumis kucing hingga meniran

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
Tribun Jogja/Hamim Thohari
Daun Pegagan bisa menjadi obat herbal darah tinggi 

TRIBUNJOGJA.COM - Tekanan darah tinggi atau hipertensi jamak dialami orang. Jika tak ditangani dengan baik, efek hipertensi bisa membahayakan jiwa seperti terkena serangan stroke.

Bagi Anda pengidap hipertensi, ada beberapa cara menurunkan tekanan darah secara alami.

Di antaranya menggunakan alternatif obat herbal. Obat herbal darah tinggi sebenarnya cukup gampang ditemukan di sekitar kita.

Ilustrasi angka hasil pengukuran hipertensi atau tekanan darah tinggi
Ilustrasi angka hasil pengukuran hipertensi atau tekanan darah tinggi (unair.ac.id)

Sebagaimana diketahui, darah tinggi atau hipertensi merupakan kondisi ketika aliran darah pada arteri mengalami tekanan yang terlalu tinggi.

Semakin banyak darah dipompa oleh jantung dan semakin sempit arteri, semakin tinggi pula tekanan darah.

Seseorang bisa disebut mengalami hipertensi jika memiliki tekanan darah di atas 140/90 mmHg.

Melansir Buku Jamu Saintifik: Suatu Lompatan Ilmiah Pengembangan Jamu yang diterbitkan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Balitbangkes, Kemenkes pada 2017, pengobatan hipertensi dapat juga dilakukan dengan ramuan jamu saintifik dalam bentuk sediaan rebusan simplisia.

Ramuan tersebut terususun atas tanaman, sebagai berikut:

1. Seledri

Secara empiris, seledri dapat dimanfaatkan sebagai peluruh air seni dan penurun tekanan darah.

Apigenin dalam herba seledri berfungsi sebagai beta bloker yang dapat memperlambat detak jantung dan menurunkan kekuatan konstraksi jantung sehingga aliran darah yang terpompa lebih sedikit dan tekanan darah menjadi berkurang.

Sementara, apiin, senyawa glikosida dari apigenin, bersifat diuretic, yaitu membantu ginjal mengeluarkan kelebihan cairan dan garam dari dalam tubuh sehingga berkurangnya cairan dalam darah akan menurunkan tekanan darah.

2. Kumis kucing

Orthosiphon Aristatus
Orthosiphon Aristatus (balittro.litbang.pertanian.go.id)


Secara empiris, kumis kucing dimanfaatkan sebagai diuretik dan peluruh batu ginjal.

Tanaman ini memiliki efek sebagai diuretik alami karena mengandung kalium pada bagian daun.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved