Menteri BUMN Erick Thohir Dorong Program Mekaar untuk Lansia Kota Yogyakarta

Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) Erick Thohir, menunjukkan keseriusan dalam pemberdayaan kaum lansia di wilayah Kota Yogyakarta .

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Kegiatan Pasar Murah BUMN dan Festival UMKM BUMN, yang bergulir di halaman Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, Jumat (10/6/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) Erick Thohir, menunjukkan keseriusan dalam pemberdayaan kaum lansia di wilayah Kota Yogyakarta .

Salah satu langkah yang ditempuh adalah mendorong BUMN yang berada di bawah naungannya, melalui program Mekaar.

Sebagai informasi, Program Mekaar ini, merupakan bantuan pinjaman usaha secara bertahap, serta tanpa agunan dengan bunga rendah yang digelontorkan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Baca juga: Fenomena Famili Lain pada KK Diduga Jadi Modus Klasik Daftar Sekolah di SMP Kota Yogyakarta

Penyaluran bantuan pendanaan terebut, diyakini sanggup menstabilkan perekonomian.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, dalam kegiatan Pasar Murah BUMN dan Festival UMKM BUMN, yang bergulir di halaman Stadion Mandala Krida, Jumat (10/6/2022) silam, mengungkapkan, program Mekaar bagi lansia ini, sangat penting untuk mendorong ekonomi Indonesia.

"Pak Erick Thohir kan sudah menyampaikan, PNM kini bisa diakses oleh lansia. Jadi, Ibu-Ibu yang telah lanjut usia disini, ayo segera buka Mekaar supaya bisa terus produktif, serta mandiri," ungkap Arya, melalui keterangan tertulis yang diterima Tribun Jogja, pada Senin (13/6/2022).

Adapun event Pasar Murah BUMN dan Festival UMKM BUMN yang dilaksanakan di Kota Yogyakarta ini, merupakan lokasi ke delapan yang disambangi Kementerian BUMN.

Agenda tersebut, merupakan kolaborasi 8 BUMN, yang memiliki wilayah kerja di Kota Pelajar. Meliputi, Pelni, Sucofindo, Pegadaian, Pelindo, BRI, KBI. Lalu, ada RNI, sebagai perusahaan BUMN penyedia paket sembako.

"Kami di sini juga menawarkan bantuan akses untuk UMKM. Mendapatkan akses untuk berjualan di kawasan wisata di Kota Yogyakarta dan membuka pasar di Jakarta melalui festival musik dan pagelaran besar di Jakarta. Jadi, kedepan produk semakin dikenal," ucap Arya.

Baca juga: Pemkab dan Polres Bantul Gencarkan Vaksinasi di Tengah Peningkatan Kasus Covid-19

Sementara itu, Tyas, yang merupakan pemilik usaha Kebun Tyas, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran BUMN.

Menjual berbagai olahan makanan organik, dirinya pun begitu antusias untuk ambil bagian di dalam program pengembangan UMKM melalui Rumah BUMN .

"Ya, tentu saya terima kasih sekali sama BUMN, saya dapat fasilitas untuk bisa berjualan di Jakarta, tanpa biaya sama sekali. Tetapi, saya masih butuh akses ke lahan. Semoga nanti BUMN bisa membantu," harapnya. (aka)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved