KPU Kulon Progo Proyeksikan Anggaran Pemilu Serentak 2024 Sebesar Rp32 Miliar
Proyeksi anggaran sebesar Rp32 Miliar pada tahun ini mendasar pada pemilu 2020 lalu yang masih ada anggaran alat pelindung diri (APD).
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo memproyeksikan anggaran sebesar Rp32 Miliar kepada pemerintah kabupaten (pemkab) setempat untuk penyelenggaran pemilihan umum (pemilu) serentak 2024.
"Kami sudah berkoordinasi walaupun secara regulasi belum ada tahapan pemilihan. Komunikasi secara intens dengan badan kesatuan bangsa dan politik (kesbangpol), badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) dan badan keuangan aset daerah (BKAD) kaitannya kesiapan anggaran pemilu mendatang," kata Ibah Muthiah, Ketua KPU Kulon Progo saat ditemui seusai audiensi di Ruang Menoreh, Kompleks Pemkab Kulon Progo, Senin (13/6/2022).
Sementara, proyeksi anggaran sebesar Rp32 Miliar pada tahun ini mendasar pada pemilu 2020 lalu yang masih ada anggaran alat pelindung diri (APD).
Selain itu, juga anggaran untuk honorarium petugas badan Ad Hoc.
"Untuk tahun ini kemungkinan masih dipakai atau tidak menunggu aturan mendatang. Kemungkinan (proyeksi anggaran) bisa berubah menunggu regulasi dari pemerintah pusat," ucapnya.
Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo, Tri Saktiyana, melanjutkan pihaknya akan merancang ulang terkait kesiapan anggaran untuk Pemilu 2024.
"Karena pemerintah pusat akan menambah semisal untuk honorarium dinaikkan. Untuk kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) bisa lipat 2-3 kali sehingga dengan alokasi Rp 32 Miliar tidak cukup. Kita harus rancang ulang," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ketua-KPU-Kulon-Progo-Ibah-Muthiah.jpg)