Mahasiswa ITNY Kembali Naik Podium di 4 Kelas Berbeda di Ajang Open Grasstrack HUT Kabupaten Kaur

Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Teknik Pertambangan Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) Raka Sadewa.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Crosser Raka Sadewa 

TRIBUNJOGJA.COM, BENGKULU - Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Teknik Pertambangan Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) Raka Sadewa.

Mahasiswa yang juga menjalani profesi sebagai crosser tersebut kembali naik podium di empat kelas berbeda dalam ajang Open Grasstrack dalam rangka HUT Kabupaten Kaur, Bengkulu yang ke 19.

Kejuaraan ini digelar di Sirkuit kelapa Gading Kabupaten Kaur, Bengkulu Selatan pada 28 dan 29 Mei 2022 lalu.

Ajang bergengsi di wilayah Sumatera ini diikuti oleh sejumlah crosser kenamaan dari Lampung, Bengkulu, Sumatera Selatan.

Adapun empat kelas yang diperlombakan dalam kejuaraan ini adalah bebek modifikasi 130 Junior terbuka, sport dan trail junior terbuka, bebek modifikasi 130 senior terbuka, bebek modifikasi campuran senior terbuka.

Kaprodi Teknik Pertambangan, Bayu Pangacela, ST, MT mengaku bangga atas prestasi Raka yang hampir setiap kali lomba selalu naik podium.

“Senang sekali mahasiswa kami bisa mengharumkan nama daerah dan kampus tidak hanya di bidang akademik, namun juga dibidang non akademik. Teruslah berkarya, kampus sangat support dengan minat dan bakat-bakat kalian," terang Bayu.

Baca juga: Crosser Raka Sadewa Mahasiswa ITNY Naik Podium di Sulawesi

Raka mengatakan bahwa ia selalu semangat mengikuti kompetisi karena untuk mengasah dan terus meningkatkan skillnya.

Pada kesempatan ini, Raka berhasil meraih juara 2 pada kelas bebek modifikasi 130 junior terbuka, Sport dan trail Junior Terbuka, Bebek modifikasi 130 senior terbuka.

Sementara untuk kelas bebek modifikasi campuran senior terbuka, ia menempati peringkat 4.

Raka menyadari bahwa tidak hanya prestasi yang diharapkannya tetapi yang utama adalah keselamatan di setiap kompetisi, karena grasstrack termasuk kompetisi yang menantang adrenalin sehingga perlu persiapan fisik, mental.

“Salah satu upaya untuk menjaga keselamatan adalah selalu berfikir positif," ungkapnya.

Raka berharap akan ada kompetisi kompetisi terutama untuk menampung atlet-atlet muda berbakat daerah. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved