Jogja Gelut Day

Ini Kelanjutan Jogja Gelut Day Erix Soekamti Demi Tampung Pemuda Doyan Klitih, Final di Breksi

Apakah Anda masih ingat dengan ajang Jogja Gelut Day yang diinisiasi oleh Erix Soekamti beberapa waktu lalu?

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Muhammad Fatoni
Tangkapan layar Instgram Jogja Gelut Day
Jogja Gelut Day 

TRIBUNJOGJA.COM - Apakah Anda masih ingat dengan ajang Jogja Gelut Day yang diinisiasi oleh Erix Soekamti beberapa waktu lalu?

Nah, ternyata, ajang itu ternyata tidak hanya ajakan belaka.

Erix Soekamti bakal menyelenggarakan Jogja Gelut Day #1 dimulai dengan tahap penyisihan pada 10-13 Juni 2022.

Diketahui, Jogja Gelut Day ini tercetus dari keresahan akan meningkatnya angka kejahatan jalanan yang didominasi oleh anak-anak muda atau remaja di DI Yogyakarta.

Jogja Gelut Day #1 yang diinisiasi oleh Erix Soekamti, pegiat industri kreatif dan musisi bersama rekan-rekan Jogja Mixed Martial Arts (Jogja MMA), memiliki visi utama yakni melahirkan atlet-atlet MMA Yogyakarta yang berkualitas dan mampu bersaing di kancah internasional.

Simulasi #JogjaGelutDay, Siap siap 3 hari lagi pendaftaran dibuka
Simulasi #JogjaGelutDay, Siap siap 3 hari lagi pendaftaran dibuka (Instagram @erixsoekamti)

Di samping itu, Jogja Gelut Day #1 juga mengemban misi memutus regenerasi aksi kejahatan jalanan sehingga kenyamanan masyarakat Yogyakarta khususnya di Sleman dan sekitarnya.

"Jogja Gelut Day #1 merupakan sebuah event yang disiapkan sebagai wadah bagi para remaja khususnya serta pecinta olah raga beladiri pada umumnya untuk berekspresi serta menyalurkan energi positifnya di tempat yang benar dengan regulasi serta mekanisme yang tepat," ujar Erix Soekamti, Kamis (9/6/2022).

Dia mengira, fenomena klitih sudah selesai sejak 5 tahun lalu.

Namun ternyata, tiap tahunnya masih ada bahkan yang terakhir sampai merenggut korban jiwa.

“Harapan kami, Jogja Gelut Day #1 ini bukan memberantas, sebab ini wewenang dari pihak kepolisian dan hingga kini terus digiatkan, melainkan fokusnya ialah menekan adanya resiko regenerasi untuk teman-teman yang suka gelut," lanjutnya.

Menurutnya, Jogja Gelut Day berupaya memberikan apresiasi bagi pemuda kelebihan energi.

"Daripada mereka mendapatkan apresiasi di tempat yang salah, kita wadahi supaya ini menjadi prestasi, kami fasilitasi secara resmi," tambahnya.

Lantas, bagaimana mekanisme pergelutan dibuat?

Siap siap 3 hari lagi pendaftaran Jogja Gelut Day dibuka
Siap siap 3 hari lagi pendaftaran Jogja Gelut Day dibuka (Instagram @erixsoekamti)

Sebelum event ini digelar, akan diselenggarakan pula pelatihan wasit dan juri MMA yang diikuti 30 orang pegiat MMA di Yogyakarta pada tanggal 9 Juni 2022.

Pelatihan wasit dan juri sendiri diisi oleh narasumber yang merupakan atlet dan juri nasional diantaranya Yohan Mulia Legowo dan Abro Fernandes.

Adapun babak penyisihan digelar 10-13 Juni 2022 yang bakal diikuti oleh 660 peserta dengan lokasi yang dirahasiakan ke publik.

Selanjutnya, akan dijaring sekira 100 peserta yang akan berlaga di babak berikutnya yakni semifinal.

"Setelah kita dapat 100 maka akan dibawa ke Kaliurang tanggal 18 Juni 2022, training camp di sana sembari diberikan pelatihan atau workshop,” jelasnya.

Selanjutnyax pada 19 Juni 2022, pertandingan semifinal dimulai, yang dapat disaksikan oleh penonton umum yang sudah mendaftarkan diri sebagai member untuk meminimalisir adanya chaos.

Dari 100 peserta semifinal, nantinya akan diambil 25 petarung yang akan lolos ke babak final.

Mereka kemudian akan bertanding di ring terbuka Tebing Breksi dan dapat ditonton secara terbuka, pada 30 Juni 2022.

"Kami sengaja pilih Kaliurang dan Tebing Breksi untuk arena pertandingan, karena isu klitih kemarin yang terdampak itu juga teman-teman di pariwisata,” terangnya.

Inisiator Jogja Gelut Day 1, Erix Soekamti (kiri) berfoto dengan seorang juri yakni Abro Fernandes (kanan) berfoto bersama setelah memberikan pernyataan kepada awak media saat menggelar konferensi pers di Sleman, Kamis (9/6/2022).
Inisiator Jogja Gelut Day 1, Erix Soekamti (kiri) berfoto dengan seorang juri yakni Abro Fernandes (kanan) berfoto bersama setelah memberikan pernyataan kepada awak media saat menggelar konferensi pers di Sleman, Kamis (9/6/2022). (TRIBUNJOGJA.COM/ HANIF SURYO)

“Di event ini kami ingin menunjukkan bahwa bertarung bisa menjadi sportainment yang tentu saja aman karena digelar bersama orang-orang profesional di bidang ini," lanjutnya.

Untuk hadiah, panitia tetap akan siapkan piagam, medali dan uang pembinaan namun belum kami rilis.

“Paling utama event ini sebagai wadah untuk pride diri, istilahnya, jadi gentho yang terhormat, orang yang mengalahkan 660 peserta di atas ring," sambung Erix.

Jogja Gelut Day bakal menggunakan aturan internasional.

Peserta wajib menggunakan protector helm, glove dan shin guard.

Seluruh pertandingan akan diawasi, dipimpin juri yang memiliki kompetensi di bidang ini.

( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved