INILAH Kampung Karanggede, Desa di Bantul dengan 4 Tempat Ibadah Berdiri Harmonis
Di Desa itu, terdapat Susteran Gembala Baik, Pura, Masjid, dan Gereja Kristen di mana seluruh masyarakatnya hidup dengan harmoni.
Penulis: Santo Ari | Editor: Joko Widiyarso
Sebelumnya, Kepala Kanwil Kementerian Agama DIY, Masmin Afif, mengatakan pengukuhan Kalurahan Pendowoharjo, Sewon sebagai Desa Sadar Kerukunan di Bantul dilatarbelakangi adanya kemajemukan penduduk desa yang terdiri dari berbagai etnis dan multi pemeluk agama serta adanya keberagaman tempat ibadah.
Sementara, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan pencanangan desa sadar kerukunan ini sesuai dengan salah satu visi Pemkab Bantul yaitu Mewujudkan Masyarakat Bantul yang Harmonis, Sejahtera dan Berkeadilan.
"Harmonis artinya semua warga masyarakat itu rukun dengan perbedaan dan keragaman," ungkapnya.
"Dan Alhamdulillah Desa Pendowoharjo mewakili Bantul ditetapkan sebagai desa sadar kerukunan, karena disana ada masjid, gereja, Susteran Gembala Baik dan pura.
"Masyarakat di sana selalu guyub rukun dan tidak pernah mempersoalkan terkait perbedaan keyakinan.
Bupati berharap agar seluruh desa yang ada di Bantul menjadi desa yang sadar akan kerukunan antar umat beragama.
Karena menurutnya tidak boleh ada satupun pihak yang mengklaim lebih berhak atas negara atau daerah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kampung-Karanggede-Padukuhan-Dagen-Kalurahan-Pendowoharjo-Kapanewon-Sewon-Bantul.jpg)