PSIM Yogyakarta
Wawancara Eksklusif : PSIM Yogyakarta Promosi Harga Mati
PSIM Yogyakarta juga berencana untuk sedikit demi sedikit memenuhi syarat klub profesional sebelum akhirnya naik ke Liga 1.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
6. Bagaimana optimisme PSIM Yogyakarta di Liga 2 musim ini?
Melihat saingannya dengan tim yang degradasi tahun lalu memiliki nama besar, seperti Persipura dan Persela Lamongan.
Kami melihat banyak tim yang sebetulnya punya peluang untuk bersaing ke Liga 1.
Tentunya Persipura salah satu tim terbesar, bahkan di tingkat Asia mereka berprestasi, pastinya mereka punya ambisi langsung naik lagi.
Tapi selain Persipura, ada tim lain ada PSMS Medan, Semen Padang, Sriwijaya FC.
Apalagi tahun ini tidak ada tim dari Sumatera berada di Liga 1, pasti mereka akan berambisi tinggi.
Tapi kita fokus ke diri sendiri, siapkan tim sebaik mungkin.
Saya yakin dengan tim pelatih yang ada sekarang, bisa promosi ke Liga 1.
Saya rasa Coach Imran juga ditopang dengan tim pelatih yang baik. Kita lihat ada dua asisten tahun lalu, dan dua pelatih yang baru.
7. Musim depan sudah ada rencana untuk memilih stadion mana untuk berlatih atau home base?
Kalau home base tetap di Mandala Krida, tapi karena belum bisa bermain malam, kita akan coba ajukan di SSA Bantul.
Kalau latihan biasanya di Mandala atau Lapangan Kenari.
Selain itu kita juga sedang berencana berinvestasi untuk training ground, di Panggungharjo, Bantul.
Kita akan kelola dan kembangkan, yang penting standar dulu dengan fasilitas pendukungnya.
Prosesnya sudah sediakan masterplan, kita juga sedang izin ke gubernur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Wawancara-Eksklusif-PSIM-Yogyakarta-Promosi-Harga-Mati.jpg)