Tanggapi Wacana Sampah dari Yogyakarta Mau Dibuang ke Klaten, Bupati Sri Mulyani: No, Nggak Boleh

TPA sampah di Desa Troketon, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten hanya dimanfaatkan untuk membuang sampah dari warga Klaten

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Bupati Klaten, Sri Mulyani saat ditemui seusai membuka Manasik Haji Kabupaten Klaten di Gedung Pertemuan Al-Mabrur, Kabupaten Klaten, Senin (23/5/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Bupati Klaten, Sri Mulyani angkat bicara mengenai informasi yang beredar terkait sampah dari Yogyakarta diwacanakan bakal dibuang ke Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Wacana tersebut mengemuka bila TPST Piyungan ditutup kembali.

Menurutnya, pihaknya belum mengizinkan wacana tersebut.

"Jogja mau buang (sampah) ke Klaten, no nggak boleh," ujar Sri Mulyani saat TribunJogja.com temui di Kantor Desa Nglinggi, Kamis (2/6/2022).

Diakui Mulyani, tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Desa Troketon, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten hanya dimanfaatkan untuk membuang sampah dari warga Klaten.

Pasalnya, kapasitas dari TPA tersebut juga terbatas.

"TPA yang kami bangun untuk pembuangan Klaten saja, bukan untuk yang lainnya. Kalau Yogyakarta buang ke sini nggak boleh," tegas Mulyani.

Kemudian, lanjut Mulyani, dirinya belum pernah komunikasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terkait pembuangan sampah tersebut.

Ia justru mengetahui informasi Pemkot Yogyakarta akan melakukan penjajakan untuk membuang sampah di Klaten itu dari berita yang beredar di media sosial.

"Sejauh ini belum ada komunikasi dengan saya secara langsung. Mungkin dengan OPD ada. Informasi ini saya sudah membaca di media sosial," paparnya.

Kendati menolak sampah dari Yogyakarta dibuang ke Klaten, Mulyani tetap membuka peluang kerja sama antara Pemkot Yogyakarta dan Pemkab Klaten.

Ia menilai kedua daerah bisa bekerjasama dalam mengolah sampah menjadi sesuatu yang bernilai tambah seperti pupuk dan lainnya.

"Tapi dalam pengolahan dan pemanfaatan oke, dari limbah yang ada diolah jadi pupuk atau sesuatu yang berharga saya sambut dengan gembira, kalau buang sampah ke sini ya nggak boleh," tegasnya.

Sementara itu, Pj Sekda Klaten, Jajang Prihono juga menyebut jika pihaknya belum mendapatkan informasi sama sekali terkait adanya wacana pembuangan sampah dari Yogyakarta ke Klaten.

"Belum ada surat, informasi atau apa terkait sampah Jogja. Lah informasinya memangnya seperti apa. Saya justru tidak tahu, mungkin di bahas di OPD teknis tapi sama saya belum ada," jelasnya.

Diakui Jajang, jika wacana itu tetap terjadi, pihaknya belum bisa memastikan langkah berikutnya karena akan melakukan kajian terlebih dahulu dengan stake holder terkait.

"Kalau mau ke sini kita lihat kemaslahatannya dulu. Ini kan NKRI ya," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved