Berita Kriminal

Ngaku Sebagai Dukun Sakti, Pria di Sukoharjo Perdaya Korban Puluhan Juta hingga Minta Hubungan Badan

Modus pelaku yakni mengaku sebagai dukun yang mempunyai kesaktian, salah satunya yakni menggandakan harta.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Ilustrasi dukun gadungan 

TRIBUNJOGJA.COM - Mengaku sebagai dukun yang punya kesaktian, seorang pria di Sukoharjo, Jawa Tengah memperdaya tetangganya.

Tak tanggung-tanggung, pria berinisial RM (42) memeras harta korbannya hingga puluhan juta rupiah.

Tak hanya itu, dia juga sampai beberapa kali berhubungan badan dengan korban.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, mengatakan modus pelaku yakni mengaku sebagai dukun yang mempunyai kesaktian, salah satunya yakni menggandakan harta.

"Korbannya penipuan ini perempuan bernama SN (52) yang masih bertetangga dengan pelaku," kata dia, kepada TribunSolo.com, Kamis (2/6/2022).

Kapolres menjelaskan, peristiwa itu bermula di tahun 2018 lalu, korban bercerita kepada pelaku bahwa ingin berpisah dengan suaminya.

Setelah mendengar cerita itu, timbul niat jahat pelaku untuk memanfaatkan kondisi korban.

Kepada korban, RM mengaku bahwa dirinya kenal dengan orang pintar yang dapat membantu korban mencapai keinginannya.

"Yang dikenalkan itu dirinya sendiri, pelaku berpura-pura menjadi seorang dukun. Jadi berkomunikasi melalui handphone dengan nomor lain, seolah-olah pelaku adalah dukun bernama Sangaji," jelas dia.

Saat berperan sebagai dukun, dia menawarkan bantuan kepada korban dengan berbagai syarat.

Untuk membuat korban percaya, pelaku awalnya menaruh kalung emas di belakang rumah korban.

"Korban mengambil di malam hari dan percaya bahwa orang tersebut merupakan orang pintar atau dukun. Akhirnya, komunikasi berlanjut," imbuh dia.

Korban juga diimingi bahwa pelaku bisa memberikan harta peninggalan Bung Karno, namun ada syaratnya.

Adapun syarat tersebut yakni uang yang harus diletakkan di belakang rumah korban yang akan diambil pelaku. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved