Selasa Sore hingga Petang, Beberapa Jalan di Kota Yogyakarta Terpantau Padat
Kepadatan lalin juga terpantau di Jalan Tentara Mataram menuju ke simpang Gedongtengen.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selain menjadi pusat perekonomian, Kota Yogyakarta juga memiliki magnet wisata yang tinggi, salah satunya Malioboro.
Sebagai daerah perkotaan, tak heran beberapa ruas jalan di Kota Yogyakarta cukup padat.
Contohnya saja Jalan Abu Bakar Ali. Jalan tersebut selalu padat sore hingga malam hari, belum lagi saat libur.
Kepadatan tersebut yang akhirnya membuat kebijakan Malioboro menjadi kawasan semi pedestrian.
Beberapa jalan di sekitar Malioboro pun akhirnya berubah. Saat ini, Jalan Pasar Kembang berubah menjadi satu arah.
Namun nyatanya tetap ada kepadatan di simpang Gedongtengen, terutama sore hari.
Pantaua Tribunjogja.com, pada Selasa (31/5/2022) sore, kebanyakan kendaraan menuju ke Jalan Rakyat Tentara Mataram dan Pembela Tanah Air.
Kepadatan lalin juga terpantau di Jalan Tentara Mataram menuju ke simpang Gedongtengen.
Jalan lain yang terjadi kepadatan adalah Jalan Sudirman.
Antrean kendaraan terjadi pada jalur menuju simpang Tugu.
Kendaraan mayoritas mengarah ke Jalan Diponegoro dan Jalan AM Sangaji.
Kepadatan juga terpantau di Jalan AM Sangaji, terutama karena ada beberapa kendaraan menyeberang dari Jalan Pakuningratan.
Kondisi serupa juga terjadi di Jalan Magelang menuju arah simpang Pingit.
Antrean kendaraan cukup panjang, banyak kendaraan yang berbelok ke Jalan Kyai Mojo.
Terjadi tundaan yang semakin memperparah antrean.
Cukup banyak kendaraan yang menyeberang dari dan ke Jalan Pakuningratan.
Beberapa jalan tersebut terpantau padat ketika sore hari. Namun lalu lintas relatif lancar pada siang hari. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kepadatan-lalu-lintas-di-Jalan-Jaglran.jpg)