Liga 1

PSS SLEMAN: Boaz Solossa Puji Tiga Sektor di Super Elja

Menurut Boaz, lini depan dan sektor sayap kanan kiri Super Elja memiliki masa depan cerah.

Tayang:
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Joko Widiyarso
Dok PSS Sleman
Penyerang senior asal Papua, Boaz Salossa. 

"Ketika saya bermain di Borneo FC kami sempat bertemu tim PSS dan kami kalah.

“Saya melihat banyak potensi pemain muda. Ada beberapa di posisi depan, wing kiri-kanan, mereka memiliki potensi yang sangat luar biasa.

Boaz Solossa soal Sleman Fans

Sementara itu, usia Boaz mungkin tak lagi muda, yakni 36 tahun, tetapi semangat dan fisik bomber andalan Timnas Indonesia ini tidak pernah surut.

Sehingga berlabuh di PSS Sleman menurutnya adalah keputusan yang tepat.

Apalagi ia mengetahui kultur sepak bola di Sleman cukup baik.

Memiliki suporternya yang fanatik dan militan, serta siap mendukung tim di mana saja, adalah salah satu yang ingin dirasakan Boaz musim ini.

Para pemain PSS saat menyapa salah satu kelompok suporter mereka, Brigata Curva Sud (BCS) usai pertandingan eksibisi melawan Bali United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (20/12/2015) malam.
Para pemain PSS saat menyapa salah satu kelompok suporter mereka, Brigata Curva Sud (BCS) usai pertandingan eksibisi melawan Bali United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (20/12/2015) malam. (Tribun Jogja/ Susilo Wahid)

"Saya terkesan dengan PSS yang punya suporter ( Sleman Fans ) yang fanatik, yaitu BCS dan Slemania.

“Seluruh masyarakat tahu, musim kemarin PSS hampir masuk ke jurang degradasi, puji Tuhan PSS bisa bertahan di Liga 1 karena dukungan fanatik yang sangat besar dari suporter yang luar biasa.

“Saya melihat sendiri kemana-mana PSS pergi mereka selalu setia mendampingi.

“Itu yang membuat kami semua pemain termotivasi lebih untuk membawa PSS menjadi lebih baik,” katanya.

Pria kelahiran Sorong ini memohon doa restu dan dukungan kepada suporter dan masyarakat Sleman untuk bertarung di kompetisi musim 2022 ini.

"Mohon doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat Sleman untuk menyatukan hati agar bisa membawa PSS Sleman lebih baik lagi,” ucap Boaz.

Adapun Boci melihat masyarakat Sleman menerima dengan baik orang-orang dari timur, khususnya Papua.

Sebagaimana diketahui, sebelum Boaz, dua pemain asal Papua, Rivaldo Ferre dan Marckho Sandy Meraudje sudah lebih dulu bergabung dengan Super Elja.

“Teman-teman suporter Sleman menerima baik masyarakat Papua yang berada di Sleman,” tuturnya.

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved