KABAR Gembira bagi Warga Bantul yang Ingin Menggelar Acara, Ini Syaratnya

Pemkab Bantul memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk menggelar acara setelah ada adanya kelonggaran masker di tempat terbuka

Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kabar gembira bagi masyarakat DI Yogyakarta, khususnya warga Kabupaten Bantul.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk menggelar acara setelah ada adanya kelonggaran masker di tempat terbuka.

Selain itu, diharapkan dengan adanya kelonggaran ini, maka perekonomian di Kabupaten Bantul semakin terangkat.

Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo menyatakan bahwa bagi masyarakat atau panitia yang akan menggelar acara tetap harus mengurus izin keramaian meski saat ini terdapat kelonggaran.

Izin keramaian tersebut melalui Polsek setempat atau ke Polres Bantul.

Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo saat diwawancarai Rabu (12/1/2022)
Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo saat diwawancarai Rabu (12/1/2022) (TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari)

"Kami tetap memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menggelar sebuah acara. Namun demikian untuk mengurus izin keramaian sudah kembali ke aturan yang lama yakni di Polsek setempat atau di Polres Bantul," ujarnya, Kamis (26/5/2022).

Sebagai Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, pihaknya tetap meminta masyarakat untuk berhati-hati dan mewaspadai Covid-19. Pasalnya virus ini tidak sepenuhnya hilang.

Ia berpesan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan, tetap menjaga disiplin protokol kesehatannya.  

"Jika menggelar suatu kegiatan maka jumlah penontonnya juga harus dibatasi, tetap menggunakan masker jika berada dalam keramaian dan kegiatan itu harus terorganisir dengan baik serta tercatat di wilayahnya masing-masing," urainya.

Sebelumnya, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, juga mempersilakan masyarakat tidak mengenakan masker ketika berkegiatan di luar ruangan. Namun, jika berada di ruangan tertutup, dirinya tetap mengimbau agar masyarakat tetap dapat mengenakan masker.
 
Di sisi lain, Halim menilai bahwa aturan pelonggaran masker akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bantul. Ia pun berharap tidak ada lagi pengetatan terkait aturan pengenaan masker ke depannya.

"Wong tidak ada kewajiban swab saja stasiun jadi penuh dan transportasi jadi meningkat. Berarti peningkatan geliat ekonomi sejalan dengan pelonggaran, berhubungan secara positif dengan kebijakan pelonggaran-pelonggaran," ujarnya.

Ia menambahkan bawa semakin dilonggarkan maka geliat ekonomi akan bertumbuh semakin tajam. Begitu pula sebaliknya, ia menyebut jika semakin diperketat maka ekonomi tidak akan bergerak.

Sultan HB X: Pandemi masih ada

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X (TRIBUNJOGJA.COM / Yuwantoro Winduajie)

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X sebelumnya meminta masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan meski wilayah DI Yogyakarta sempat mencatatkan nol penambahan kasus Covid-19 pada Senin (23/5/2022) lalu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved