Disbud Sleman Gelar Festival Dalang Anak dan Remaja
Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kebudayaan kembali menyelenggarakan festival Dalang Anak dan Remaja tahun 2022
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kebudayaan kembali menyelenggarakan festival Dalang Anak dan Remaja tahun 2022.
Festival yang diselenggarakan selama empat hari (24-28 Mei) ini sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pedalangan usia dini di Bumi Sembada.
"Kegiatan (festival dalang anak dan remaja) ini sebagai media pembinaan kepada seniman serta pendorong pendalangan Sleman usia dini yg berbakat. Selain itu, festival ini juga menjadi wadah untuk mencari bibit unggul pendalangan di kabupaten Sleman," jelas Kepala Dinas Kebudayaan Sleman, Edy Winarya, Rabu (25/5/2022).
Baca juga: Dosen Universitas Alma Ata Jelaskan Mengenai Fenomena NFT
Festival Dalang Anak dan Remaja tahun 2022 ini digelar di Gedung Kesenian Kabupaten Sleman. Pesertanya diikuti 17 dalang anak dan 17 dalang remaja.
Meskipun sudah ada pelonggaran penggunaan prokes, namun pada pelaksanaan lomba tahun ini penonton tidak dilibatkan secara langsung di lokasi pentas.
Masyarakat bisa tetap menikmati penampilan para dalang melalui tayangan di YouTube Kundha Kabudayan Sleman.
Festival dalang anak dan remaja ini dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa dan dihadiri Ketua DPRD Sleman, Ketua Komisi D DPRD, Panewu, dan Kapolsek Sleman.
Dalam sambutannya, Danang menilai, kegiatan kebudayaan tersebut sebagai kesempatan emas untuk menggali potensi dalang anak dan remaja di Kabupaten Sleman.
Baca juga: Jadwal MotoGP Italia: Tekad Bastianini dan Quartararo di Antara Perjuangan Marc Marquez dan Bagnaia
Menurutnya, wayang menjadi kesenian adiluhung yang harus dilestarikan. Sebab, wayang memiliki peran besar sebagai tuntunan hidup yang menyimpan nilai-nilai kebaikan kehidupan.
Karena itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak untuk melestarikan wayang kepada generasi penerus.
"Wayang tidak hanya berupa tontonan tapi juga menjadi tuntunan. Sehingga, kandungan nilai-nilai kebaikan yang ada di dalamnya bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dari cerita di dalamnya, ada begitu banyak pesan yang bisa dijadikan sebagai pembelajaran yang bisa memberikan banyak manfaat untuk generasi penerus," ujar dia. (rif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Dinas-Kebudayaan-menyelenggarakan-festival-Dalang-Anak-dan-Remaja-2022.jpg)