Update Berita Gunung Merapi

Hingga Malam Ini, Gunung Merapi Terpantau Luncurkan 18 Kali Guguran Lava Pijar

Selama periode pengamatan itu, Gunung Merapi tercatat mengalami 32 kali gempa guguran dan dua kali gempa hybrid atau fase banyak.

Tangkapan Layar
Visual Gunung Merapi 21 Maret 2022 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi di perbatasan DI Yogyakarta dan Jawa Tengah hingga Jumat (20/5/2022) malam terpantau meluncurkan 18 kali guguran lava pijar.

Rentetan guguran lava pijar teramati oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi ( BPPTKG ) Yogyakarta sepanjang periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB.

"Teramati guguran lava pijar 18 kali dengan jarak luncur maksimum 1800 meter ke barat daya," terang Kepala BPPTKG Yogyakarta , Hanik Humaida.

Kemudian dari hasil pantauan visual hingga pukul 18.00 WIB, aktivitas gunung setinggi 2.968 mdpl tersebut tergolong landai.

Baca juga: Hingga Malam Ini, Gunung Merapi Luncurkan 18 Kali Guguran Lava Pijar

BPPTKG tak melaporkan adanya erupsi lanjutan.

Namun selama periode pengamatan itu, Gunung Merapi tercatat mengalami 32 kali gempa guguran dan dua kali gempa hybrid atau fase banyak.

Lebih jauh, terkait kondisi cuaca di sekitar Merapi adalah mendung dan hujan.

Angin bertiup lemah ke arah barat.

"Suhu udara 18.7-21 °C, kelembaban udara 75-99 %, dan tekanan udara 654-688 mmHg. Volume curah hujan 250 mm per hari," rincinya.

Menimbang hasil pengamatan itu, BPPTKG masih menetapkan status Gunung Merapi di level III atau Siaga.

Baca juga: UPDATE Gunung Merapi 20 Mei 2022: Keluarkan 18 Kali Guguran Lava Pijar Jarak 1,8 Km

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

"Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," ungkapnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved