Forpi Kota Yogyakarta Pantau Pelaksanaan ASPD di 11 SMP: Lancar Meski Sempat Ada Kendala Teknis
Kami melakukan pantauan di sejumlah sekolah, mulai dari hari pertama Selasa (17/05/2022) sampai hari terakhir. Secara umum lancar, memang ada kendala
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta melakukan pemantauan pelaksanaan Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASDP) di Kota Yogyakarta.
Ada 11 SMP yang jadi sasaran pemantauan.
Anggota Forpi Kota Yogyakarta, Baharuddin Kamba mengatakan secara umum pelaksanan ASPD di Kota Yogyakarta lancar.
Baca juga: Polsek Ponjong Lakukan Sosialisasi dan Temukan Sejumlah Motor Pelajar Gunungkidul Tak Sesuai Aturan
Namun ia mendapat laporan terkait dengan kendala teknis di SMPN 3 Yogyakarta .
"Kami melakukan pantauan di sejumlah sekolah, mulai dari hari pertama Selasa (17/05/2022) sampai hari terakhir. Secara umum lancar, memang ada kendala teknis di SMPN 3 Yogyakarta . Pelaksanaan ASPD agak mundur, tetapi dapat diatasi cepat oleh tim teknis," katanya, Jumat (20/05/2022).
Menurut dia tidak ada kendala berarti yang dialami oleh sekolah.
Hanya saja ada sekolah yang memberikan masukan agar pelaksanaan uji coba tidak terlalu mepet dengan ASPD . Sehingga persiapan siswa lebih matang.
"Ada masukan try out terlalu mepet. Ya ini masukan saja. Dari sisi orangtua tidak ada aduan. Semuanya lancar," sambungnya.
Protokol kesehatan selama pelaksanaan ASPD pun baik.
Meski belum lama ini ada pelonggaran kebijakan masker, sekolah tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan.
Ia menilai protokol kesehatan harus tetap ditegakkan di sekolah.
Pasalnya masih ada kemungkinan penularan Covid-19, meskipun saat ini kasus di Kota Yogyakarta melandai.
Baca juga: Hujan Deras Melanda Kulon Progo Pada 19 Mei 2022, Akses Jalan Kabupaten Tertutup Tanah Longsor
"Meskipun ada pelonggaran kebijakan penggunaan masker di luar ruangan, harapannya prokes tetap dijalankan. Jangan sampai abai, yang nanti justru akan merugikan,"imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 3 Yogyakarta, Suharyanti mengakui adanya gangguan jaringan internet saat pelaksanaan ASPD hari terakhir.
Namun demikian hal tersebut dapat diatasi dan tidak merugikan siswa.
"Sempat ngelag pada sesi pertama, jadi agak mundur. Tetapi bisa diatasi oleh tim teknis. Total siswa yang ikut ASPD ada 201 yang dibagi menjadi dua sesi, pagi dan siang. Secara umum ASPD lancar," imbahnya. (maw)