Breaking News:

Sekolah di Bantul Terapkan PTM Terbatas 100 Persen, Kantin Belum Boleh Buka

Namun demikian, ia menyatakan bahwa dalam PTM terbatas 100 persen ini, pihak sekolah belum diperbolehkan untuk membuka kantinnya.

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
ilustrasi berita pendidikan 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dinas Dikpora) Kabupaten Bantul terapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas 100 persen.

"Untuk PTM, setelah libur Lebaran semua sekolah mulai dari jenjang TK, SD, SMP semua sudah PTM terbatas 100 persen," ujar Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Bantul, Isdarmoko.

Karena masih PTM terbatas, maka pembelajarannya pun berbeda dengan PTM saat kondisi normal sebelum Covid-19. Sekolah-sekolah saat ini juga masih menerapkan kurikulum darurat.

Baca juga: Tercatat Belasan Ribu Penumpang Bus di Terminal Jombor Sleman Selama 25 April - 8 Mei 2022

"Harapannya setelah akhir tahun pelajaran ini ada SKB 4 menteri yang baru, sehingga tahun pelajaran 2022-2023 sudah berlaku normal. Kalau sekarang masih terbatas," terangnya.

Dengan PTM 100 persen ini, maka seluruh murid masuk sekolah seperti biasa, tanpa ada shift per angkatan sama seperti sebelumnya.

Kemudian ia menerangkan, jika sekolah dapat menerapkan satu bangku untuk satu siswa, maka hal itu akan lebih bagus. Pun demikian, jika satu bangku untuk dua siswa juga diperbolehkan.

"Yang masih satu bangku untuk dua anak nggakpapa, yang penting tetap masker," imbuhnya.

Baca juga: Pendaki Gunung Lawu Hipotermia di Pos 3 Jalur Cemoro Kandang

Namun demikian, ia menyatakan bahwa dalam PTM terbatas 100 persen ini, pihak sekolah belum diperbolehkan untuk membuka kantinnya.

Harapannya, ketika ada SKB yang baru, maka ada kebijakan yang memperbolehkan kantin untuk buka.  

"Untuk sekarang, kantin belum boleh buka, toh pembelajaran tinggal beberapa minggu," tandasnya. (nto)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved