Berita Kesehatan

Kenapa Seseorang Kena Radang Tenggorokan Berkali-kali? Ini Jawabannya

Radang tenggorokan yang berulang dapat disebabkan oleh berbagai masalah yang berbeda termasuk infeksi, seperti radang amandel, dan ketegangan otot

Tayang:
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
net
Ilustrasi radang tenggorokan 

TRIBUNJOGJA.COM - Sakit tenggorokan terjadi ketika faring – tabung yang terletak di antara amandel dan kotak suara di belakang tenggorokan – meradang. Hal ini menyebabkan tenggorokan Anda terasa bengkak dan lunak, dan bahkan dapat membuat sulit dan sakit untuk menelan atau berbicara.

Sakit tenggorokan, alias faringitis, cukup umum, dan biasanya tidak menimbulkan kekhawatiran sendiri. Meskipun biasanya membaik dalam satu atau dua minggu, beberapa orang mengalami sakit tenggorokan yang datang dan pergi seiring waktu.

Radang tenggorokan yang berulang dapat disebabkan oleh berbagai masalah yang berbeda termasuk infeksi, seperti radang amandel, dan ketegangan otot. Alergi juga merupakan penyebab umum, kata Brianna Crawley, MD, ahli laringologi akademik dan co-director Voice and Swallowing Center di Loma Linda University Health sebagaimana dilansir Insider Health.

Memahami apa yang mungkin menyebabkan sakit tenggorokan berulang Anda adalah kunci untuk mencari tahu pengobatan terbaik.

Berikut adalah beberapa penyebab umum yang perlu diketahui.

1. Alergi

Alergi dapat memicu sakit tenggorokan karena beberapa alasan:

  • Ini menyebabkan hidung tersumbat yang akhirnya berubah menjadi post-nasal drip di mana lendir mengalir ke tenggorokan, menyebabkan iritasi dan nyeri.
  • Alergi terkadang dapat menyebabkan batuk, yang kemudian dapat mengiritasi tenggorokan Anda seiring waktu
  • Orang dengan alergi sering membersihkan tenggorokan mereka untuk mencoba dan menyingkirkan kelebihan lendir, dan Crawley mengatakan ini saja dapat menyebabkan atau memperburuk iritasi, yang menyebabkan sakit tenggorokan.
  • Jika Anda mengalami gejala lain seperti bersin, pilek, dan sensasi menggelitik di tenggorokan, itu bisa menunjukkan bahwa alergi menyebabkan sakit tenggorokan Anda.

2. Infeksi

Infeksi virus dan bakteri dapat menyebabkan sakit tenggorokan. Beberapa di antaranya adalah:

  • Infeksi virus: Flu, pilek, mono, dan COVID-19
  • Infeksi bakteri: Radang tenggorokan dan Streptococcus pneumonia
  • Infeksi virus menyebabkan sakit tenggorokan lebih sering daripada infeksi bakteri. Namun, terlepas dari sumbernya, Crawley mengatakan sakit tenggorokan akibat infeksi apa pun biasanya akan sembuh setelah tubuh Anda melawannya.

Meskipun alergi lebih mungkin menyebabkan sakit tenggorokan yang berulang daripada infeksi, ada cara mudah untuk mengetahui mana yang mengganggu Anda: Cari tanda-tanda infeksi lain seperti demam, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening, kelelahan, dan kedinginan.

Selain itu, Crawley mengatakan infeksi dapat mempengaruhi seluruh tenggorokan, sedangkan sakit tenggorokan dan ketidaknyamanan dapat bervariasi di lokasi yang disebabkan oleh alergi atau refluks asam.

3. Merokok

Merokok bisa menyebabkan radang tenggorokan berulang.

Ada beberapa alasan mengapa merokok dapat menyebabkan sakit tenggorokan:

  • Sering merokok dapat menyebabkan tenggorokan kering, dan Crawley mencatat bahwa tenggorokan Anda mungkin terasa sakit saat kering.
  • Racun dalam rokok memperlambat pergerakan silia, sel seperti rambut yang menyapu lendir dan partikel asing. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan lendir di saluran hidung dan akhirnya "batuk perokok", yang dapat menyebabkan sakit tenggorokan.
  • Paparan asap rokok juga dapat menyebabkan iritasi yang menyebabkan tenggorokan sakit atau gatal, kata Crawley.

4. Refluks asam

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved