Pemkot Magelang Bakal Gelar Pesta Kembang Api Saat Malam Takbiran, Ini Kata Wali Kota dan Kapolresta

Pemkot Magelang berencana menggelar  pesta kembang api pada malam takbiran  Idulfitri 1443H/2002 di Alun-alun Kota Magelang, Jawa Tengah.

TRIBUNJOGJA.COM/ Nanda Sagita Ginting
Alun-alun Kota Magelang 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang berencana menggelar  pesta kembang api pada malam takbiran  Idulfitri 1443H/2002 di Alun-alun Kota Magelang, Jawa Tengah.

Namun, rencana tersebut masih menunggu perizinan dari pihak kepolisian daerah (Polda) Jawa Tengah.

"Durung (belum) mudah-mudahan (pesta kembang api) bisa kita adakan, tapi kita nunggu-nunggu, istilahnya, persiapan nanti akan diberi tahu. Mudah-mudahan bisa (digelar)," ujar Wali Kota Magelang, Muchamad Nur Aziz, seusai mengikuti kegiatan pemusnahan barang bukti miras, knalpot, dan obat terlarang di halaman belakang Polres Magelang Kota, Rabu (27/4/2022).

Saat disinggung terkait potensi terjadinya kerumunan dari adanya aktivitas pesta kembang api, Wali Kota Magelang mengatakan akan tetap dilakukan dengan menjaga jarak.

Adapun, tercetusnya ide menggelar pesta kembang api di malam takbiran, Ia menuturkan, agar masyarakat tidak menyalakan petasan di daerah masing-masing.

"Biar warga tidak menyalakan mercon di sembarang tempat, yang (biasanya) di kampung-kampung dijadikan satu saja kita (buat) di Alun-alun dengan acara kembang api,"tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Magelang Kota, AKBP Yolanda Evalyn Sebayang, mengatakan perihal perizinan pesta kembang api pada malam takbiran sudah dalam proses.

"Tunggu baru dapat izinnya. Nanti masyarakat sudah berharap ternyata izinnya nggak dikasih. Perizinan dari Polda, bukan kami yang mengeluarkan,"tuturnya.

Ia menambahkan, direncanakan pengadaan pesta kembang api akan dipusatkan di Alun-alun seusai menggelar salat tarawih dan takbiran.

Pihaknya juga memastikan akan dilakukan pembatasan pada saat gelaran pesta kembang api tersebut.

"Ya, pasti akan banyak mengundang massa (berpotensi), maka kami juga menyarankan ke masyarakat untuk prokes. Ya, ini tadi catatannya kita kan belum ada izinnya belum berani . Pasti akan pembatasan(jika diizinkan), pembatasan akan dilakukan  (sesuai) planning yang kemarin kami koordinasikan lintas sektoral. Untuk malam takbir, Alun-Alun akan diclose (tutup) jadi car free day night mulai jam 5 sore sampai malam selesainya kembang api," urainya.

( tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved