Berita Kesehatan
Efek Negatif Lama Tak Berhubungan Intim : dari Mental Hingga Bisa Turunkan Imunitas
keintiman yang berkurang dapat memberi konsekuensi yang tidak terduga, bahkan bisa lebih buruk dari frustasi.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Setiap pasangan memiliki frekuensi berhubungan intim yang berbeda-beda. Ada yang berhubungan intim 3 kali seminggu, 2 kali seminggu, bahkan untuk pasangan baru menikah, bisa saja mereka berhubngan intim setiap hari.
Namun karena sebab tertentu, frekuensi hubungan intim bisa berkurang.
Semisal akibat banyaknya urusan pekerjaan, karena hubungan jarak jauh, atau bahkan akibat dari menurunnya libido.
Konflik rumah tangga juga bisa menjadi penyebab kenapa makin jarang berhubungan intim.
Ternyata keintiman yang berkurang dapat memberi konsekuensi yang tidak terduga, bahkan bisa lebih buruk dari frustasi.
Tiga terapis seks dan psikolog menjelaskan konsekuensi yang mereka lihat pada orang yang tidak melakukan aktivitas seksual untuk jangka waktu lama, seperti dilansir Insider.
Menjadi kurang sehat
Menurut Dr. Rachel Needle, psikolog dan co-director di Modern Sex Therapy Institutes, berhubungan seks dapat membawa manfaat positif bagi kesehatan fisik dan mental seseorang.
Seks membantu kita tidur lebih baik, mengurangi rasa sakit, menurunkan stres, mengurangi kecemasan dan depresi, serta banyak lagi.
Needle mengatakan, manfaat ini sangat penting sehingga orang yang tidak bisa berhubungan seks bisa tetap melakukan masturbasi dan mengalami orgasme.
"Orgasme melepaskan endorfin yang membantu mengurangi stres, setidaknya untuk sementara, dan mengarah pada perasaan positif yang membuat kita lebih bahagia," kata Needle.
"Bahkan jika kita tidak berhubungan seks dengan pasangan, temukan cara untuk tetap mengalami orgasme agar memperoleh manfaat kesehatan."
Puasa seks memicu perasaan haus akan sentuhan
Berhubungan seks memiliki banyak manfaat kesehatan. Sehingga jika kita tidak dapat melakukannya, ada konsekuensi yang akan kita hadapi.
Mereka yang berbulan-bulan tidak merasakan keintiman fisik akan haus akan sentuhan, yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan peningkatan tingkat depresi serta kecemasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/disfungsi-ereksi-yang-dipicu-oleh-diabetes.jpg)