7 Pelajar SD dan SMP di Bantul Racik Mercon, Rencana Diledakkan Malam Lebaran
polisi menyita ratusan selongsong petasan dan belasan petasan yang sudah jadi. Rencananya, petasan-petasan itu akan diledakkan pada malam lebaran
Penulis: Santo Ari | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sebanyak tujuh pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bantul diamankan pihak kepolisian lantaran mereka memproduksi bahan berbahaya, berupa petasan.
Dari hasil penggerebekan itu, polisi menyita ratusan selongsong petasan dan belasan petasan yang sudah jadi. Rencananya, petasan-petasan itu akan diledakkan pada malam lebaran.
Adapun ketujuh anak itu meliputi :
- DKP (12) pelajar SD warga Ringinharjo
- ON (12) pelajar SD warga Ringinharjo
- HD (14) pelajar SMP warga Palbapang
- NH (13) pelajar SMP warga Pajangan
- ELS (16) pelajar SMP warga Pandak Bantul
- RM (15) pelajar SMP warga Trirenggo Bantul
- RAD (14) pelajar SMP warga Palbapang Bantul.
Sejumlah barang bukti berhasil diamankan polisi dalam penggerebekan tempat pembuatan petasan di sebuah rumah di Dusun Karasan, Palbapang, Kabupaten Bantul, Minggu (24/4/2022).
Barang bukti tersebut antara lain ;
- 3 bungkus racikan mercon yang sudah jadi seberat 4 ons
- 2 bungkus belerang seberat 2 kg
- 2 bungkus potassium seberat 1.8 kg
- 1 bungkus bubuk aluminium seberat 1.5 ons
- 473 buah selongsong mercon yang belum jadi berbagai ukuran
- 17 buah mercon yang sudah jadi.
Selain itu diamankan pula tiga kendaraan sepeda motor yang digunakan para pelaku.
Kapolres Bantul AKBP Ihsan memaparkan semula petugas yang melaksanakan patroli Sahur On The Road mendapat informasi jika ada kegiatan mencurigakan di atas jam 01.00 WIB dini hari yang dilakukan oleh para remaja di sebuah rumah di Dusun Karasan.
Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penggerebekan pada pukul 2 dini hari.
Dalam penggerebekan tersebut Polisi mengamankan 7 orang remaja yang tengah membuat selongsong ratusan mercon dengan berbagai ukuran.
"Semuanya punya peran masing-masing dan dari 7 anak-anak ini berkembang terkait 1 anak yang berperan sebagai pembeli bahan baku pembuatan mercon melalui salah satu e-commerce secara COD (cash on delivery)," ujarnya.
Adapun satu orang remaja hasil pengembangan tersebut yakni berinisial M (16) pelajar MTS warga Ringinharjo Bantul. Ia bertugas membeli berbagai bahan bubuk mercon mulai dari serbuk belerang, serbuk aluminium dan serbuk potasium.
"Rencananya mercon-mercon tersebut akan diledakkan di Pajangan Bantul pada malam lebaran nanti," terangnya.
Dari keterangan para remaja tersebut, uang yang digunakan membeli bahan baku pembuatan mercon berasal dari patungan.
Kapolres juga mengungkapkan bahwa para remaja ini sudah membuat petasan sejak awal puasa.
Selain diledakkan sendiri, mereka juga menjual petasan-petasan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/rsup-sardjito-rawat-25-pasien-akibat-petasan-ada-yang-mengalami-luka-bakar.jpg)