Feng Shui

8 Kondisi Rumah yang Bisa Memicu Perselingkuhan Menurut Ilmu Feng Shui

Percaya atau tidak, dalam ilmu feng shui menyebut ada beberapa kondisi di rumah yang tanpa disadari bisa memicu perselingkuhan si penghuni rumah.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
World of Buzz/iStock
Ilustrasi perceraian 

Tribunjogja.com -Ilmu feng shui memperhatikan detail tata ruang maupun perabot rumah untuk menciptakan keseimbangan dan mendatangkan energi positif.

Maka dalam ilmu feng shui, tata letak ruangan, perabot dan hal-hal lain di rumah bisa memberikan dampak-dampak tertentu dalam kehidupan penghuninya.

Percaya atau tidak, dalam ilmu feng shui menyebut ada beberapa kondisi di rumah yang tanpa disadari bisa memicu perselingkuhan si penghuni rumah.

Penasaran kondisi seperti apa saja? Dilansir dari kompas.com, simak ulasan lengkapnya berikut ini:

Feng Shui Kamar Tidur
Feng Shui Kamar Tidur (Buy-FengShui.com)

1. Energi negatif yang cukup besar menunjuk ke pintu depan

Pernahkah Anda mendengar tentang 4 hewan surgawi? Khususnya naga hijau kiri dan harmau putih kanan.

Kiri mewakili pria di rumah, sedangkan kanan mewakili wanita di rumah. Jika panah racun yang kuat seperti dinding sudut tepat di depan pintu rumah utama, ini bisa merusak fondasi status pria atau wanita di rumah.

Jika tembok atau pilar terpotong dari kiri, itu berarti laki-laki menjadi lemah atau korban. Sebaliknya, jika datang dari kanan, perempuan bisa jadi yang menjadi korban.

2. Vas kosong

Vas kosong yang dipajang di rumah menurut sebagian orang bisa mewakili kekayaan karena keindahannya.

Padahal menurut fengshui, dengan banyaknya vas kosong di sekitar rumah, menandakan keinginan anggota rumah tangga untuk mendapatkan lebih banyak barang, tetapi keinginan tersebut tidak akan pernah terpenuhi

Jadi, apabila Anda tidak dapat memauaskan keinginan itu di rumah, Anda bisa mencarinya di luar.

Baca juga: Tips Feng Shui Rumah yang Bisa Membawa Kebahagiaan

3. Lukisan yang tak pantas

Lukisan di rumah yang kurang tepat bisa mendatangkan perselingkuhan atau hadirnya pihak ketiga dalam hubungan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved