Berita Bantul Hari Ini

Waspada Potensi Bencana yang Ada Sebelum Liburan di Bantul

BPBD mengimbau  wisatawan untuk menaati rambu-rambu peringatan yang telah terpasang di sejumlah titik sekitar pantai.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM - Libur Lebaran nanti diprediksi kunjungan wisatawan akan meningkat pesat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Satu di antara tujuan wisata yang paling banyak dikunjungi adalah kawasan pantai Parangtritis, BPBD Bantul pun mengimbau agar wisatawan menaati rambu-rambu peringatan yang terpasang di destinasi wisata.

Kepala Pelaksana BPBD Bantul , Agus Yuli Herwanta mengimbau  wisatawan untuk menaati rambu-rambu peringatan yang telah terpasang di sejumlah titik sekitar pantai.

"Bagaimanapun juga, kalau di area pantai itu rawannya tenggelam. Maka tolong para wisatawan  menjaga keselamatan dirinya sendiri, keluarga dan teman-temannya," ujarnya, Kamis (21/4/2022).

Baca juga: Polres Bantul Dirikan 4 Pos Pengamanan Saat Libur Lebaran

Pasalnya menurut Agus, beberapa wisatawan seringkali lupa ketika bermain air dan berenang terlalu ke tengah.

Padahal, pantai selatan Bantul ini banyak terdapat palung yang tentu membahayakan bagi wisatawan yang berenang di pantai dan tidak mengetahui adanya palung tersebut.

"Kalau di Pantai Selatan kan ada namanya palung, itu yang tidak diketahui di mana posisinya. Dari situ lah terjadi bahaya tenggelam," imbuhnya.

Wisatawan hendaknya juga selalu memantau prakiraan cuaca ketika akan berlibur.

Agus menjelaskan, bila merujuk prakiraan dari BMKG , intensitas hujan sudah menurun saat awal Mei atau lebaran nanti.

Namun demikian, ia tetap berpesan agar wisatawan tetap waspada dan hati-hati.

"Terutama nanti terhadap angin kencang. Ketika jalan menuju pantai, kita kadang-kadang melewati pohon rimbun dan sebagainya. Itu yang harus diwaspadai, ketika ada angin kencang ya jangan berteduh di bawah pohon," ungkapnya.

Adapun beberapa destinasi wisata di Bantul memanfaatkan sungai untuk daya tariknya.

Ia pun mengimbau agar pengunjung berhati-hati dan tidak berenang, apalagi bila wisatawan tersebut tidak didampingi guide dan tidak dilengkapi alat keselamatan serta tidak mengetahui informasi tentang kedalaman sungai serta kecepatan arus.

Baca juga: Atasi Macet saat Libur Lebaran, Dispar Bantul Akan Lakukan Rekayasa lalu lintas

Ia menyatakan bahwa Bantul merupakan daerah hilir, maka saat Bantul tidak hujan tetapi di hulunya hujan, maka itu juga dapat membahayakan.  

"Mohon para wisatawan itu juga melihat, apakah di daerah utara ada mendung, ada hujan, itu kan masih ada kelihatan. Jangan sampai kita masih ada di sungai," terangnya.

Termasuk untuk wisata perahu, Agus menegaskan bahwa para penumpang maupun nahkoda perahu wajib mengenakan pelampung saat keliling dengan perahu.

Aspek kapasitas dan maksimal muatan juga harus diperhatikan agar tidak terjadi kelebihan muatan.

"Jangan sampai perahu kelebihan muatan, itu juga berisiko," tutupnya.( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved