Aiptu Jailani Meninggal Dunia : Polisi Jujur yang Pernah Tilang Istrinya Sendiri

Aiptu Jailani adalah sosok yang sempat viral lantaran pernah menilang istrinya sendiri. Saat itu ia pun memiliki julukan sebagai Polisi Jujur

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
ist
Aiptu Jailani, sosok polisi jujur yang pernah menilang istrinya sendiri, meninggal dunia 

TRIBUNJOGJA.COM - Anggota Satlantas Polres Gresik Aiptu Jailani menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (17/4/2022) sekitar pukul 20.50 WIB. Ia adalah sosok yang sempat viral lantaran pernah menilang istrinya sendiri. Saat itu Aiptu Jailani pun memiliki julukan sebagai Polisi Jujur.

Kepergian polisi yang berutas di Baur SIM Satlantas Polres Gresik ini pun meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekannya.

Mereka yang mengenalnya membanjiri lini masa dengan ucapan duka cita.

Demikian juga, rumah duka yang berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto IV D, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik Kota itu pun dibanjiri para pelayat.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi menuturkan Aiptu Jailani atau yang akrab disapa pak Jae adalah orang jujur. Jujur dalam bertugas, dalam kehidupan sehari-hari. 

"Kami sangat kehilangan," ujarnya. 

Yang paling diingat publik, Aiptu Jailani sangat tegas menegakkan peraturan.

Pada 2013 lalu, Aiptu Jailani menilang istrinya sendiri Rahmawati. 

Saat itu dia masih bertugas di lapangan.

Dia menilang istrinya sendiri di Jalan Jaksa Agung Suprapto ketika ada Car Free Day (CFD).

Bagaimana kisahnya?

Saat itu sedang berlangsung car free day minggu ke tiga di Kota Gresik. Ia kebagian bertugas menjaga tepat di sebelah timur jalan yang merupakan pusat dari car free day.

Pada saat itu, istrinya pagi-pagi berbelanja ke pasar yang berada di Simpang Lima dengan menggunakan sepeda motor.

Saat akan kembali ke rumah pelaksanaan car free day sudah dimulai, untuk menuju ke arah timur setiap gang sudah dijaga dua orang polisi agar tidak ada kendaraan bermotor masuk.

"Stelah belanja, istriku pulang ke rumah menuju arah timur. Ia maunya lewat gang, tetapi sama teman-teman disuruh ke timur dan tidak ada apa-apa bila ke timur," ungkapnya saat itu, di Bandara Juanda, Sabtu (13/4/2013) sore.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved