Berita Kesehatan
Ini Daftar Asupan Makanan Sahur dan Berbuka untuk Kurangi Risiko Sembelit
Berikut ini daftar asupan makanan yang sebaiknya dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa untuk meminimalisir risiko sembelit
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Pola makan berubah, ketika seseorang menjalani ibadah puasa.
Dalam beberapa kasus, puasa juga bisa membuat seseorang mengalami sembelit.
Ahli gastroenterologi Cynthia Quainoo mengatakan puasa memang bisa memengaruhi pencernaan.
"Perubahan pola makan dengan sangat mudah dapat menyebabkan perubahan pada pergerakan usus," ucap dia.
Biasanya, orang yang berpuasa mengalami sembelit karena asupan serat yang buruk dan dehidrasi.
Serat makanan membantu sistem pencernaan berfungsi dengan baik.
Di sisi lain, asupan air yang cukup juga mempermudah pergerakan feses melewati saluran pencernaan dengan mudah.
Karena itu, asupan air dan serat sangat penting untuk kesehatan pencernaan kita.
Saat berpuasa, apa yang kita makan saat sahur dan berbuka sangat menentukan kondisi pencernaan kita.
Berikut yang perlu dilakukan saat sahur dan berbuka:
1. Konsumsi buah dan sayur
Konsumsi setidaknya lima porsi buah dan sayuran setiap hari. Cara ini akan memberi tubuh Anda serat dalam jumlah besar.
2. Konsumsi biji-bijian utuh
Pilih roti gandum utuh (bukan roti putih) dan sereal yang mengandung serat (bukan olahan).
3. Hindari makanan berlemak tinggi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/8-tips-menghindari-sembelit-ketika-puasa-ramadhan.jpg)