Satu Minggu Harga Pertamax Naik, Penjualan BBM Tersebut di SPBU Cebongan Menurun
PT Pertamina (Persero) mengimplementasikan Keputusan Menteri Energi Sumber Daya Mineral Nomor 62.K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PT Pertamina (Persero) mengimplementasikan Keputusan Menteri Energi Sumber Daya Mineral Nomor 62.K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum dan/atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan.
Implementasi yang dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) yakni menaikkan harga bahan bakar minyak jenis Pertamax.
"Maka dari itu, penjualan jenis Pertamax saat ini di Stasiun Pengisian Bahan Bakar ( SPBU ) Cebongan menurun," kata Pengawas SPBU Cebongan, Sarjiati, kepada Tribunjogja.com di Kantor SPBU Cebongan, Jumat (8/4/2022) siang.
Baca juga: Bahas Pergeseran Makna Klitih Dinilai Buang-buang Energi, Jogja Police Watch: Fokus ke Penanganan
Sebelum harga Pertamax meningkat, pihaknya dapat menjual Pertamax sebanyak dua ton per hari.
Namun, saat ini, pihaknya hanya menjual kurang dari dua ton per hari.
Sarjiati mengatakan, rata-rata konsumen saat ini yang membeli Pertamax masih dipenuhi dengan kendaraan milik pribadi, seperti sepeda motor dari pada mobil.
Ujarnya, saat ini beberapa kendaraan tersebut yang masih membeli BBM jenis Pertamax terus mengurangi jumlah pembelian mereka.
Artinya, ia menambahkan, biasanya para pembeli Pertamax akan mengisi penuh tangki kendaraannya.
Tetapi, saat ini, pemilik kendaraan itu hanya mengisi setengah tangki kendaraan.
Ia menyebut, beberapa pembeli BBM jenis Pertamax saat ini, beralih ke BBM jenis Pertalite di SPBU tersebut.
Dia juga membandingkan, total penjualan BBM jenis pertalite seminggu sebelum harga Pertamax naik dan seminggu setelah harga Pertamax naik.
Saat seminggu lalu penjualan pertalite hanya mencapai empat ton per hari, namun saat ini mampu mencapai enam ton per hari.
Baca juga: Soal Klitih di DI Yogyakarta, Sri Sultan HB X: Orang Tua Nggak Mau Terima Pelaku, Ya Kita Rawat
Sementara itu, penjualan BBM jenis pertamina dex dan premium juga mengalami penurunan pada beberapa hari terakhir ini.
Walau demikian, ia berharap, ke depan harga BBM jenis Pertamax dapat menurun.
Sebab, selama satu pekan ini, pihaknya banyak mendapat keluhan dari konsumen di SPBU Cebongan mengenai kenaikan harga Pertamax. (Nei)