Rombongan Geng Klitih Asal Solo Cari Sasaran Hingga Boyolali, Temukan Remaja Lalu Dibacok 6 Kali
Kejadian bermula saat korban dan tiga temannya sedang nongkrong di mini market yang berada di Desa Kacangan, Andong sekitar pukul 00.15.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, BOYOLALI - Aksi klitih atau kejahatan jalanan tak hanya terjadi di wilayah DIY saja.
Kejahatan jalanan ini sudah menyebar ke sejumlah wilayah di kabupaten/kota yang ada di wilayah Jawa Tengah.
Salah satunya di Kabupaten Boyolali.
Seorang pelajar berinisial SM (17) menjadi korban kebringasan pelaku klitih.
Korban dibacok dengan menggunakan pedang oleh segerombolan orang saat tengah nongkrong di salah satu mini market di Desa Kacangan, Kecamatan Andong, Boyolali.
Aksi pembacokan tersebut terjadi pada Selasa (29/4/2022) dinihari sekitar pukul 00.15 WIB.
Antara pelaku dan korban ini tidak saling kenal.
Dikutip Tribunjogja.com dari Tribunsolo.com, Kapolres Boyolali, AKBP Asep Mauludin, menuturkan korban SM (17) menerima sejumlah sabetan senjata tajam sehingga mengalami luka sepanjang 8 cm.
Dia menjelaskan, kejadian bermula saat korban dan tiga temannya sedang nongkrong di mini market yang berada di Desa Kacangan, Andong sekitar pukul 00.15.
Tak lama, datang rombongan remaja berjumlah sekitar 10 orang mendatangi lokasi.
Baca juga: Bukan Klitih, Begini Awal Mula Kasus Gedongkuning Jogja Berdasarkan BAP
Dua teman SM lantas langsung meninggalkan lokasi, di mana korban SM masih tertinggal bersama satu temannya.
Korban kemudian juga meninggalkan lokasi, namun saat itu gerombolan remaja itu membuntuti motor pelaku.
Korban juga sempat diancam akan dibunuh agar mau berhenti.
Keduanya tetap melanjutkan perjalanan, tak diduga salah satu dari gerombolan itu, AA lantas menyabetkan senjata tajam sebanyak enam kali, tiga mengarah ke punggung, tiga lainnya mengarah ke kepala dan sempat ditangkis korban.
"Saat ini kami berhasil mengamankan AA yang melakukan penyabetan. Sedangkan rekannya, RA masih kita buru," kata dia, kepada TribunSolo.com, Rabu (6/4/2022).