Berita Kota Yogya Hari Ini

Ketersediaan Gula Pasir di Kota Yogyakarta Dipastikan Aman 

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memastikan ketersediaan gula pasir di pasaran pada awal Ramadan kembali membaik.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memastikan ketersediaan gula pasir di pasaran pada awal Ramadan kembali membaik.

Diterapkannya Harga Eceran Tertinggi (HET) di angka Rp13.500 per kilogram, sedikit banyak berpengaruh pada stok komoditi tersebut. 

Kabid Ketersediaan Pengawasan dan Pengendalian Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Yogyakarta , Sri Riswanti pun mengatakan, berdasarkan hasil pantauan, ketersediaan cenderung aman.

Baca juga: Polres Magelang Amankan Barang Bukti 8 Kilogram Obat Mercon Siap Ledak

Karena itu, katanya, pembelian yang sempat dibatasi, sejauh ini tidak diberlakukan lagi. 

"Pasokan gula pasir di Kota Yogyakarta sudah aman, nggak ada masalah. Sebelumnya, memang ada informasi, sempat terbatas di pasaran," urai Riswanti, Rabu (6/4/2022). 

Hanya saja, meski HET sudah ditetapkan, ia menuturkan, harga yang dipatok oleh distributor masih tinggi.

Dengan begitu, para pedagang pun mengalami kesulitan dalam menetapkan banderol, karena keuntungan mepet. 

"Acuannya kan Rp13.500, tapi ritel itu bingung sekarang, yang kemasan premium sudah di atas Rp13.400, jadi kalau dijual Rp13.500 sudah mepet sekali itu," cetusnya. 

"Bahkan, kalau di pasar rakyat yang di daerah pinggiran, harga gula pasir itu bisa sampai Rp18 ribu untuk kemasan premium," ujar Riswanti. 

Baca juga: Polsek Bantul Gagalkan Aksi Kelompok Remaja yang Ditengarai Akan Tawuran Perang Sarung

Berbagai upaya pun dilakukan Disdag sejak jauh-jauh hari, untuk memastikan ketersediaan gula pasir di wilayahnya.

Salah satunya dengan menggulirkan operasi pasar yang dipusatkam di kemantren.

Lebih kurang, 800 kilogram komoditas dialokasikan dalam kegiatan tersebut. 

"Operasi pasar sudah kita jalankan sejak Maret kemarin. Kebutuhan masyarakat tentu diupayakan, agar terpenuhi. Kemungkinan masuk Ramadan dan jelang Idulfitri dari provinsi juga ada operasi pasar," tandasnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved