Berita Sleman Hari Ini
Warga Dibantu Relawan Lakukan Pembersihan Sisa Banjir di Sumberharjo Prambanan Sleman
Warga dibantu sejumlah relawan mulai membersihkan rumah maupun lingkungan sisa banjir di Kalurahan Sumberharjo, Prambanan , Sleman .
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Warga dibantu sejumlah relawan mulai membersihkan rumah maupun lingkungan sisa banjir di Kalurahan Sumberharjo, Prambanan , Sleman .
Mereka membersihkan dapuran bambu maupun material sisa luapan banjir .
"Siang ini, pembersihan bambu dan sisa banjir ," kata Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Bandung Bondowoso, Prawoto atau biasa disapa Pak Brewok, Kamis (31/3/2022) siang.
Baca juga: PSS Sleman Selamat dari Jurang Degradasi Setelah Menang 2-0 atas Persija Jakarta
Ada sekitar 150an orang, menurut dia, yang turun dalam pembersihan sisa banjir tersebut.
Mereka adalah relawan bersama warga setempat. FPRB Bandung Bondowoso sendiri menerjunkan 10 personel.
Prawoto mengatakan, banjir di Kalurahan Sumberharjo, pada Rabu (30/3/2022) malam, paling parah terjadi di seputar rumah Domes Teletubbies.
Ketinggian di tempat tersebut bervariasi antara 50 sentimeter hingga 1 meter.
Bahkan, pada Rabu malam, di Padukuhan Sengir itu juga telah dibangun Dapur Umum dan posko darurat memanfaatkan Aula Rumah Domes untuk menampung sekitar 15 anak-anak.
Sementara mayoritas orangtua standby menjaga rumah, dan sebagian lainnya di tempat saudara.
Menurutnya, jika hari ini turun hujan maka warga dimungkinkan masih bertahan lebih lama.
Tetapi jika tidak turun hujan , maka sudah bisa kembali ke rumah masing-masing.
"Kalau hari ini nggak hujan , besok hari juga (sudah) aman," kata dia.
Baca juga: Advokat TB: Penanganan Tuberkulosis Tak Hanya Butuh Uang Banyak, tapi Juga Komitmen Pemimpin
Hingga saat ini, beragam bantuan sudah didistribusikan kepada warga terdampak banjir di Kalurahan Sumberharjo.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Sleman , Bambang Kuntoro menyampaikan, pihaknya sudah memberikan 4 paket logistik pangan. Kemudian, 55 paket sandang, 16 paket perlengkapan sekolah, 5 paket family kit, 8 paket kids-ware, 55 selimut, 3 terpal dan 70 paket peralatan MCK.
"Bantuan juga datang dari PMI dan Dinas Sosial," terangnya.
Bantuan dari PMI meliputi 5 paket sabun dan 75 paket alas tikar. Sementara bantuan dari Dinas sosial meliputi 30 kantong beras 50 kg. Kemudian 20 karton mie instan, 24 kg gula pasir, air mineral, dan teh.
Lalu 25 buah masing-masing untuk sarung, kasur, karpet dan selimut. Di Posko Sengir diakuinya membutuhkan barang yang mendesak. Yaitu, perlengkapan perempuan dan balita. (rif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sisa-banjir-di-Kalurahan-Sumberharjo-Prambanan.jpg)