Jadi Juru Kunci, Bima Perkasa Siap Evaluasi Besar-besaran

Owner Bima Perkasa , dr Edy Wibowo menegaskan pihaknya siap melakukan evaluasi total, berkaca dari kegagalan yang diraih tim basket kebanggaan DI Y

Tayang:
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Kurniatul Hidayah
Dok Bima Perkasa Jogja
Pebasket Bima Perkasa, Ikram Fadhil (kiri) 

TRIBUNJOGJA.COM - Owner Bima Perkasa , dr Edy Wibowo menegaskan pihaknya siap melakukan evaluasi total, berkaca dari kegagalan yang diraih tim basket kebanggaan DI Yogyakarta ini pada ajang Indonesian Basketball League ( IBL ) 2021/22.

Seperti diketahui, kiprah Bima Perkasa di ajang IBL 2021/22 berakhir setelah mereka dipastikan gagal lolos ke babak playoff, hanya mampu finish di dasar klasemen Divisi Merah dengan koleksi 25 poin.

Ya, performa tim kebanggaan Kanca Bima memang jauh dari memuaskan.

Dari 22 pertandingan yang dijalani, mereka hanya mampu meraih tiga kali kemenangan.

Sisanya berakhir dengan kekecewaan. Terakhir kali, tim besutan Kartika Siti Aminah itu ditekuk West Bandits dengan skor telak 91-43 di Hall Basket Senayan, Jakarta Selasa malam (29/3/2022) lalu.

Baca juga: DPUPKP Kota Sebut Beberapa Kali Kerusakan Saluran Drainase Disebabkan Truk Muatan dalam Setahun

"Terima kasih untuk para pemain yang telah berjuang keras di musim yang sulit ini. Kami pasti akan melakukan evaluasi besar-besaran dari hasil musim ini," tegas dr Edy Wibowo.

Lebih lanjut, dr. Edy Wibowo berharap, musim depan satu-satunya wakil Yogyakarta di IBL itu bisa meraih hasil sesuai harapan.

Kendati performa Bima Perkasa musim ini cukup mengecewakan, namun ada tiga pemain yang dinilai menunjukkan perkembangan signifikan. Mereka adalah Restu Dwi Purnomo, Indra Muhammad, dan rookie Ikram Fadhil. Ketiganya mengakhiri musim dengan membukukan catatan yang cukup baik.

Ikram Fadhil sebenarnya sudah dua musim merasakan ketatnya persaingan di IBL .

Tahun lalu ia memperkuat Indonesia Patriots tetapi baru tahun ini resmi masuk dunia pro. Berstatus sebagai rookie, peran Ikram cukup signifikan bahkan menjadi starter dalam tujuh pertandingan terakhir.

Pebasket bernomor punggung 9 itu mengakhiri musim dengan mengumpulkan 170 poin dengan rata-rata 7,73 Point Per Game (PPG). Ikram juga menjadi pemain ke-3 dalam tim yang banyak mencuri bola yakni sebanyak 18 kali.

"Meski berstatus Rookie, Ikram tidak gentar saat bertarung dengan para seniornya di atas lapangan. Perkembangannya sangat bagus hingga akhir musim," kata pelatih Bima Perkasa, Kartika Siti Aminah.

Adapun Indra Muhammad, dinilai penampilannya membaik meski sempat mendapat kritik keras di Seri I IBL yang berlangsung di Jakarta.

Baca juga: Gubernur DIY Resmi Melarang Otoped Listrik di Malioboro, Pemkot Yogyakarta : Bandel Kita Sanksi 

Indra mengakhiri musim dengan 165 poin (8,25 PPG). Torehan itu menempatkan dirinya sebagai pencetak angka terbanyak ke-3 dalam tim.

Indra juga banyak membantu di area defense dengan mengumpulkan 23 steals. Namun torehannya musim ini tidak lebih baik dari tahun lalu di mana Indra mengoleksi 243 angka dan 43 steals.

Top skor tim musim ini sendiri dipegang Restu Dwi Purnomo. Dia membukukan 192 angka (9,14 PPG) dan 103 rebound (RPG). Catatannya itu lebih baik dari musim lalu di mana hanya mengumpulkan 115 angka dan 80 rebound sepanjang liga.

Restu juga mendapat indeks positif, artinya pemain yang cukup signifikan sepanjang gim. Penampilan Restu musim ini memang mengesankan. Ia mengambil alih tugas pointer dan bigman yang kosong usai cederanya Jordan Jacks dan David Atkinson hingga akhir musim. (TRIBUNJOGJA.COM/ HAN)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved