Banjir Sering Melanda Beberapa Wilayah di Klaten, Ini Respon Bupati Sri Mulyani

Setiap hujan intensitas sedang dan tinggi melanda, beberapa wilayah yang berada di aliran sungai di wilayah Klaten, Jawa Tengah sering kebanjiran

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Penampakan pondasi Jembatan Kadirejo, Karanganom, Klaten yang tergerus banjir dan nyaris ambrol diterjang banjir, Jumat (4/3/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Setiap hujan intensitas sedang dan tinggi melanda, beberapa wilayah yang berada di aliran sungai di wilayah Klaten, Jawa Tengah sering kebanjiran.

Akibatnya, pemukiman warga hingga area persawahan tak luput dari terjangan banjir. Meski banjir cepat surut namun tetap saja membuat resah warga.

"Pada saat hujannya deras (beberapa wilayah) kita sering terjadi banjir ya, tanggul jebol juga, itu karena arus sungai yang deras dan kesadaran kita," ujar Bupati Klaten, Sri Mulyani pada TribunJogja.com, Selasa (29/3/2022).

Sri Mulyani pun meminta warga untuk tidak membuang sampah rumah tangga ke sungai-sungai yang ada di daerah itu.

Ia meminta warga untuk patuh membuang sampah ke tempat-tempat yang telah disediakan.

"Membuang sampah di sungai itu sangat tidak tepat sehingga menimbulkan bencana karena sampah itu menumpuk-menumpuk terus," ucapnya.

"Maka dari itu para masyarakat harus sadar untuk membuang sampah jangan sembarangan, buang sampah pada tempatnya," lanjutnya.

Menurut Mulyani, beberapa sungai besar yang melintasi wilayah Kabupaten Klaten berada di bawah pengelolaan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dan Kementerian PUPR.

Baca juga: Syarat Antigen dan PCR Dihapus, Belum Ada Kenaikan Penumpang di Terminal Ir Soekarno Klaten

Baca juga: Bus Wisata ke Girpasang Klaten Resmi Beroperasi, Tarifnya Rp 30 Ribu

"Sungai ini kan bagian dari kewenangannya BBWS Bengawan Solo dan Kementerian PUPR. Alhamdulillah BBWS setiap ada bencana responnya cepat, tapi kan ini butuh perbaikan permanen tidak sementara," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Klaten, Nur Tjahjono Suharto menyampaikan bahwa pada Senin (28/3/2022) terjadi beberapa pohon tumbang yang tersebar di 7 kecamatan.

Pohon-pohon itu tumbang karena diterpa angin kencang dan hujan deras pada Senin sore.

"Sebagian besar pohon tumbang mengganggu akses jalan desa di dan sudah langsung dievakuasi relawan," ucapnya.

Menurutnya, di Desa Paseban, Kecamatan Bayat terdapat pohon tumbang yang menimpa seorang pengendara sepeda motor dan mengalami luka ringan.

Sementara untuk Kecamatan Manisrenggo terdapat pohon tumbang yang menimpa rumah seorang warga di Desa Kranggan. (Tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved