Kemenpora dan UGM Jalin Kerjasama, Usung Misi Optimalkan Potensi Pemuda dan Olahraga Indonesia

Universitas Gadjah Mada ( UGM ) dipilih oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora ) untuk menjalin kerjasama dalam penelitian guna memaksimalka

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Taufiq Syarifudin
Menpora, Zainudin Amali (kiri) bersama Rektor UGM, Panut Mulyono menunjukkan MoU di Balairung UGM, Jumat (25/3/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Universitas Gadjah Mada ( UGM ) dipilih oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora ) untuk menjalin kerjasama dalam penelitian guna memaksimalkan potensi kepemudaan dan olahraga di Indonesia.

Menteri Olahraga ( Menpora ), Zainudin Amali menjelaskan saat ini pihaknya sedang mengupayakan agar prestasi Indonesia di bidang olahraga meningkat.

Pasalnya saat ini menurut penelitian yang diungkapkan oleh Zainudin Amali soal kebugaran masyarakat, hanya ada 5 orang dari 2.000 sampel siswa SMK di Jawa Tengah yang dinilai bugar.

Baca juga: Harga Jagung Tinggi, Peternak Ayam Petelur Minta Pemerintah Data Pelaku Usaha Peternakan

"Kita ini tidak mungkin bisa mendapat prestasi yang baik kalau saja masyarakatnya tidak bugar. Nah peran dari penelitian itu yang ingin kita manfaatkan, harapannya hal itu muncul dari sini (UGM). Penelitian ini juga bisa mendorong kebijakan pemerintah agar tepat sasaran," katanya seusai penandatanganan MoU di Balairung UGM, Jumat (25/3/2022).

Saat ini Kemenpora baru saja menyusun Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan mulai dijalankan. Kemudian mereka juga menginisiasi Grand Desain Kepemudaan Nasional supaya mengakomodir potensi pemuda Indonesia yang saat ini mencepat 25 persen populasi Indonesia.

Rektor UGM , Panut Mulyono mengapresiasi langkah dari Kemenpora yang bekerjasama dengan UGM di bidang penelitian pemuda dengan misi memaksimalkan prestasi di bidang olahraga.

Baca juga: Pedagang di Sleman Rela Antre Berjam-jam Untuk Beli Minyak Goreng Curah

Menurut Panut, olahraga merupakan satu media yang memiliki fungsi untuk melakukan diplomasi dengan negara lain, sehingga jika prestasi olahraga Tanah Air perlu dioptimalkan.

“Olahraga adalah alat diplomasi negara yang luar biasa. Negara yang menjuarai event internasional tentu akan semakin terpandang dan punya value tinggi. Inilah yang ingin kita wujudkan bersama dan UGM siap terlibat langsung dengan apa yang bisa kami lakukan, termasuk di bidang kepemudaan,” kata Panut. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved