12 Pasien Covid-19 di Sleman Meninggal Dunia Saat Isoman
Ia menyebut ada 12 pasien Covid-19 yang meninggal dunia saat menjalan isoman selama Maret 2022.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kasus Covid-19 di Kabupaten Sleman dilaporkan mulai melandai.
Mayoritas pasien Covid-19 di Kabupaten Sleman menjalani isolasi mandiri (isoman).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Makwan, mengatakan dua tempat isolasi terpadu (isoter) di Kabupaten Sleman terkendali.
Saat ini hanya ada 13 pasien yang menghuni isoter asrama haji dan 2 pasien di Rusunawa Gemawang.
"Kasusnya sudah mulai melandai, kebanyakan menjalani isolasi mandiri. Karena kan sekarang masyarakat sudah pintar, sudah tahu bagaimana melaksanakan isoman agar tidak terjadi penularan,"katanya, Selasa (22/03/2022).
Kendati demikian, pihaknya mencatat ada pasien Covid-19 yang meninggal selama isoman.
Ia menyebut ada 12 pasien Covid-19 yang meninggal dunia saat menjalan isoman selama Maret 2022.
"Sepanjang Maret ini ada 12 orang. Rata-rata karena usianya yang sudah sepuh, dan ada penyakit penyerta,"sambungnya.
Ia menerangkan pasien Covid-19 yang menjalani isoman terpantau.
Pihaknya pun selalu mengimbau ketika kondisi kesehatan memburuk untuk segera memeriksakan diri.
Hanya saja tidak semua orang yang menjalani isoman mau memeriksakan diri.
Menurut dia, pasien yang menjalani isoman umumnya tidak bergejala hingga bergejala ringan.
Sehingga pasien memilih untuk menjalani isolasi mandiri.
"Kalau isoter ini kan untuk warga yang memang tidak memiliki tempat representatif untuk isolasi. Kami kan juga tidak bisa memaksa. Tetapi kami tetap melakukan pemantauan,"ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/mutasi-baru-virus-corona.jpg)