Tech Talks Special Hadirkan Isu SPBE Bentuk Dukungan Transformasi Digital
Jumat, 4 Maret 2022 kemarin Tech Talks Special Editon berhasil diselenggarakan dengan lancar secara daring menggunakan media zoom
TRIBUNJOGJA.COM - Awal Bulan Maret ini Tech Talks hadir dengan edisi special yaitu edisi tentang SPBE. Tidak hanya temanya yang istimewa namun pembicara kali ini juga istimewa, yaitu Dr. Wing Wahyu Winarno, MAFIS, CA, Akuntan, Asistensi SPBE Kementerian PANRB dan dimoderatori oleh Faris Yusuf Baktiar M.Cs., VP of Technology di Widya Analytic.
Jumat, 4 Maret 2022 kemarin Tech Talks Special Editon berhasil diselenggarakan dengan lancar secara daring menggunakan media zoom.
Tema webinar yang diangkat yaitu “Strategi Percepatan dan Evaluasi Peningkatan Indeks SPBE”. Berbeda dengan Tech talks sebelumnya, kali ini diselenggarakan pagi hari pukul 09.00.
Webinar dihadiri oleh 115 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, tidak hanya pulau Jawa ada yang dari Bangka Belitung dan juga Bandar Lampung.
Peserta berasal dari kementrian-kementrian dan juga diskominfo. Kementrian yang terdaftar sebagai peserta iautu Kementrian Luar Negeri, Kementrian Perdagangan, Diskominfo Jawa Tengah, dan banyak Diskominfo daerah lainnya.
Webinar dibuka dengan pertanyaan dari Pak Wing yaitu “Mengapa harus SPBE”. Pak Wing menjabarkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, bentuk-bentuk yang sudah ada seperti Jakarta Smart City, Surabaya Smart City, Semarang Smart City, Badung Smart City dan Jogja Istimewa.
Oak Wing mempertanyakan, aplikasi-aplikasi tersebut sudah ada sejak lama, namun pengunduh aplikasi tersebut masih sedikit, apa kendalanya ya? Selain itu Pak Wing juga mengatakan untuk mendapatkan nilai yang bagus di SPBE itu mudah, ikuti semua indikator yang ada di evaluasi SPBE dan dilakukan, pasti akan mendapat nilai tinggi. Selain itu ada banyak yang harus dipastikan dan diselenggarakan, yaitu:
1. Layanan publik maupun internal berbasis digital
2. Aplikasi harus dapat terintegrasi dengan aplikasi lainnya (baik pada Pemda maupun lingkungan eksternal)
3. Perancangan, pengembangan aplikasi, pelaksanaan, hingga evaluasi, harus dikoordinasikan dengan Kominfo
4. Perlu disiapkan kebijakan (perbup, perwal, pergub, SK) yang mengatur tentang SPBE.
Walau terselenggara secara daring, webinar berjalan lancar selama dua jam. Peserta sangat antusias mengikuti webinar, terbukti dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi-diskusi seru yang terjadi.
Salah satu peserta, Yumeidasari dari Dinas Kominfo Kab. Belitung Timur mengatakan materi yang disampaikan bagus.
Ada juga peserta yang ingin lebih banyak mengupas tentang SPBE, yaitu Ismarlia Ikewati Dinas Kominfo kab. Musi Rawas mengatakan bahwa menghendaki materi berikutnya yang membahas tentang korelasi antara SPBE dan Smart City.
Setelah acara webinar daring SPBE ini, Widya Analytic memang berencana untuk mengadakan webinar tatap muka tentang SPBE yang rencananya akan dilaksanakan di Jawa Timur.
Namun acara tersebut bisa berkembang lagi sesuai kondisi yang ada. Segala info tentang webinar Widya Analytic dapat diakses di Widyaanalytic.com maupun di media sosial Widya analytic, @widya.analytic (instagram). (*/rls/adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tech-Talks-Special-Hadirkan-Isu-SPBE-Bentuk-Dukungan-Transformasi-Digital.jpg)