Perang Rusia Ukraina
Kenapa Militer Rusia di Ukraina Meredup?
Rusia memiliki salah satu angkatan bersenjata terbesar dan terkuat di dunia, tetapi itu belum terlihat dalam invasi awalnya ke Ukraina.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Banyak analis militer di Barat terkejut dengan kemampuan pasukan Rusia di Ukraina sejauh ini.
Bahkan ada yang menggambarkan kekuatan militer Vladimir Putin dengan istilah meredup.
Rusia memiliki salah satu angkatan bersenjata terbesar dan terkuat di dunia, tetapi itu belum terlihat dalam invasi awalnya ke Ukraina.
Kemajuan militer Rusia dianggap telah terhenti dan beberapa mempertanyakan apakah Kremlin dapat pulih dari kekalahan yang dideritanya.
Minggu ini, seorang pejabat senior militer NATO mengatakan kepada BBC:
"Rusia jelas-jelas belum mencapai tujuan mereka dan mungkin tidak akan tercapai pada akhirnya". Jadi apa yang salah?” katanya, dikutip Tribun Jogja dari BBC News.
“Saya telah berbicara dengan perwira militer senior dan pejabat intelijen Barat, tentang kesalahan yang telah dibuat Rusia.
Salah perhitungan
Kesalahan pertama Rusia adalah meremehkan kekuatan perlawanan dan kemampuan angkatan bersenjata Ukraina sendiri yang lebih kecil.
Rusia memiliki anggaran pertahanan tahunan lebih dari $60 miliar, dibandingkan dengan pengeluaran Ukraina yang hanya lebih dari $4 miliar.
Pada saat yang sama, Rusia, dan banyak lainnya, tampaknya telah melebih-lebihkan kekuatan militernya sendiri.
Presiden Putin telah memulai program modernisasi yang ambisius untuk militernya dan dia juga mungkin mempercayai hypenya sendiri.

Seorang pejabat senior militer Inggris mengatakan sebagian besar investasi Rusia dihabiskan untuk persenjataan dan eksperimen nuklir, termasuk mengembangkan senjata baru seperti rudal hipersonik.
Rusia seharusnya telah membangun tank paling canggih di dunia - T-14 Armata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tank-Rusia-hancur-di-pinggir-jalan-oleh-Ukraina-di-pinggiran-Kharkiv-26-Februari-2022.jpg)