Berita Bantul Hari Ini

Terminal Palbapang Tetap Sepi Meski Syarat Swab PCR dan Antigen Telah Dihapus

Aktivitas di Terminal Palbapang tampak sepi pada Jumat (18/3/2022), tak ada lalu lintas bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun calon penumpang.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Terminal Palbapang terpantau sepi, Jumat (18/3/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM - Aktivitas di Terminal Palbapang tampak sepi pada Jumat (18/3/2022), tak ada lalu lintas bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun calon penumpang yang menunggu bus.

Adanya aturan penghapusan kewajiban menunjukan tes swab PCR maupun antigen bagi pelaku perjalanan tidak mempengaruhi penumpang bus AKAP di terminal tersebut.

Hal tersebut juga dirasakan oleh Astri, pemilik agen bus PO Murni Jaya di Terminal Palbapang Bantul.

Ia menceritakan bahwa sepinya penumpang ini dirasakan sejak adanya pandemi Covid-19 .

Terlebih saat pemerintah memberlakukan pembatasan penumpang dan penyekatan jalan.

Astri mengatakan manajemen PO Murni Jaya sudah lama memberlakukan aturan penumpang bus tidak harus menunjukan hasil tes swab PCR maupun antigen negatif, melainkan cukup menunjukan kartu vaksin.  

Baca juga: PPKM Level 4 Tak Pengaruhi Kunjungan Wisata ke Bantul

Dan kini, dengan dihapusnya kebijakan calon penumpang menunjukkan tes Swab PCR maupun antigen juga tidak berdampak signifikan bagi moda transportasi darat ini.  

"Tidak ada bedanya, paling dalam satu hari rata-rata lima hingga paling banyak 10 penumpang yang naik bus dari Terminal Palbapang ," ungkapnya.
 
Penumpang tersebut sebagian besar adalah tujuan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Salah satu sopir PO. Murni Jaya, Ruri mengatakan dalam sekali perjalanan menuju Jabodetabek, penumpang paling banyak berjumlah 20 orang dari total kapasitas 50 kursi.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi penumpang dari Jogja dan Jawa Tengah yang berasal dari semua agen.

Menurutnya, sepinya penumpang ini juga berpengaruh terhadap pendapatan sopir.

Sebab terkadang sopir tidak bekerja karena ada pengurangan jumlah armada bus yang dioperasionalkan.

Ia pun berharap saat libur Lebaran nanti pemerintah tidak melarang masyarakat untuk mudik.

"Ya harapannya sih tidak ada lagi larangan mudik," kata Ruri.  
 
Sementara pemilik agen PO Sumber Alam di Terminal Palbapang , Puji juga memaparkan hal yang senada.

Dengan adanya penyekatan jalan, terkadang bus tidak berangkat karena sama sekali tidak ada penumpang,

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved