Pemilik Binomo Diduga Berada di Kepulauan Karibia, Dalam Kurun Waktu 16 Bulan Terima Rp 125 Miliar

Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan oleh PPATK, pemilik Binomo diduga berada di Kepulauan Karibia.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
NET
Bareskrim Polri menyita satu per satu aset berupa rumah dan mobil mewah hingga perusahaan milik tersangka penipuan binary option Binomo dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Indra Kesuma alias Indra Kenz (25) 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Upaya aparat kepolisian dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mencari pemilik Binomo mulai menemui titik terang.

Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan oleh PPATK, pemilik Binomo diduga berada di Kepulauan Karibia.

Saat ini aparat kepolisian masih melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap temuan tersebut.

Dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko mengungkapkan pihaknya masih melakukan pendalaman dan pengembangan data yang diperoleh dari PPATK.

Pengembangan dan pendalaman tersebut dikoordinasikan dengan pihak PPATK.

"Masih kita koordinasi dengan PPATK. Masih pendalaman dan pengembangan terhadap data-data PPATK terkait IK," kata Gatot saat dikonfirmasi, Jumat (18/3/2022).

Secara terpisah, Direktur Tipideksus Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan juga menegaskan pihaknya masih mendalami temuan itu.

"Masih didalami," ujar Whisnu.

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan hasil koordinasi dengan mitra kerja PPATK dari FIU di luar negeri, ditemukan adanya aliran dana dalam jumlah signifikan ke rekening bank yang berlokasi di Belarusia, Kazahkstan, dan Swiss.

"Penerima dana diduga merupakan pemilik dari platform Binomo yang berlokasi di Kepulauan Karibia dengan total dana selama periode September 2020 – Desember 2021 sebesar 7,9 juta euro (setara dengan Rp 125 miliar, kurs 1 euro sama dengan Rp 15.000 -an)," ujar Ivan dalam keterangan persnya, Jumat (18/3/2022).

Baca juga: Polda Sumatera Utara Minta Korban Lain Affiliator Binomo Indra Kenz Melapor

Baca juga: Saldo Rekening Indra Kenz Tersisa Rp 1,8 Miliar, Begini Langkah Polisi

Dana tersebut kemudian ditransfer kembali dengan penerima akhir dana adalah entitas pengelola sejumlah situs judi online dan terafiliasi dengan situs judi di Rusia.

Di samping itu, berdasarkan analisis transaksi yang dilakukan PPATK, ditemukan juga aliran dana kepada pemilik toko arloji sebesar Rp 19,4 miliar, pemilik showroom mobil/developer sebesar Rp 13,2 miliar.

"Dari hasil analisis PPATK juga menemukan upaya menyamarkan/atau mengaburkan pihak penerima dana yang diketahui masih di bawah umur (balita)," ujar dia.

Ivan mengungkapkan, PPATK telah kembali menghentikan sementara 29 rekening dengan nilai Rp 7,2 miliar sehingga saat ini total ada 150 rekening dengan total nilai Rp 361,2 miliar yang dibekukan sementara.

PPATK memiliki kewenangan dalam melakukan penghentian sementara transaksi selama 20 hari kerja dan selanjutnya berkoordinasi serta melaporkan kepada penegak hukum terkait transaksi mencurigakan dalam nominal besar yang terkait dengan investasi yang diduga ilegal.

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved